"Lupa" Belum Kembalikan Mobil

Written By Unknown on Selasa, 02 September 2014 | 12.14

APA yang semenstinya Anda lakukan jika barang pinjaman sudah selesai digunakan? Jika Anda menyadari bahwa barang yang Anda pinjam bukanlah milik Anda, maka menjadi sebuah kewajiban untuk mengembalikannya kepada yang memilikinya.

Tidak hanya itu, selain barang yang Anda pinjam dipastikan dalam keadaan baik, baik bentuk dan fungsinya, Anda juga berkewajiban menyampaikan rasa terimakasih yang besar karena kemurahan hari orang yang menolong Anda. Jika Anda bekelebihan rezeki, buah tangan bisa Anda sertakan sebagai penebus kebaikan orang lain. Benar begitu?

Tapi, hukum memberi pertolongan belum tentu akan berlaku demikian. Mengapa? Karena bisa saja seseorang tidak sengaja atau menyengaja agar yang memiliki barang pinjaman lupa bahwa hartanya sedang berada di tangan orang lain.

Setelah lupa, berharap barang tersebut tak lagi diminta untuk dikembalikan. Hal demikian sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, umumnya adalah untuk barang-barang kecil dan bernilai tidak besar.

Semisal, meminjam sendok dan mangkok tetangga, karena sewaktu tukang bakso lewat di depan rumah, kabita saat para tengga juga makan bakso. Tak enak membuat pedagang menunggu Anda selesai makan, maka terpaksa meminjam mangkok dan sendok tetangga.

Setelah beberapa lama diam di rumah, perabot itu tak kunjung dikembalikan. Tenyata Anda lupa.Kalau sudah ingat? Ya, langsung dikembalikan. Jangan menyengaja lupa!

Menurut Anda, apakah para anggota DRPD yang kini gagal kembali menduduki kursinya, tak kunjung mengembalikan mobil dinas ke pemerintah karena lupa? Atau sedang berusaha agar pemerintah lupa ada mobil yang sedang dipinjamkan, lalu berharap mobil tersebut akan mejadi miliknya?

Jika jawabannya tidak, karena para mantan wakil rakyat masih sehat dan dapat membedakan perkara benar dan salah, maka sudah sepantasnya mobil-mobil pinjaman itu dikembalikan kareana masa pemakaiannya sudah kadaluarsa seiring bergantinya jabatan.

Soal mantan anggota dewan yang berpilaku demikian bukanlah karangan, tapi memang benar- benar ada. Di Tasikmalaya, masih ada mantan anggota DPRD yang ngeukeuweuk (memegang)
mobil dinas.

Padahal mobil dinas tersebut akan digunakan oleh anggota DPRD yang baru untuk menjalankan tugasnya. Anggota DPRD baru tersebut akan dilantik 3 September 2014. Maka, jika para mantan anggota DRPD itu tetap "lupa" mengembalikan pinjaman, tentu akan menghambat kerja para wakil rakyat yang baru.

Aneh memang, kok bisa lupa. Padahal Sekretariat DRPD Kota Tasikmalaya sudah melayangkan surat permohonan pengembalikan mobil dinas kepada para mantan anggota dewan yang memakainya.

Kalau tetap lupa? Pemerintah bakal meminta bantuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Tambah aneh lagu bukan? Masak, majikan sampai harus bekerja ekstra untuk mengambil harta miliknya.

Kasus mantan pejabat menjadi "lupa" memang tak hanya mewabah di Tasikmalaya. Di Kota Cimahi dan Cianjur juga terjangkit.

Bahkan mungkin di daerah lain di Jawa Barat juga demikian. Di Cimahi sampai akhir Agustus lalu, masih ada 7 mobil dinas yang dikuasi oleh mantan anggota dewan. Di Cinajur barangkali memang perlu bantuan Satpol PP untuk mengambilnya.

Pemerintah kelimpungan menarik mobil dinas karena seringkali ketika petugas mendatangi rumah mantan pejabat itu, mobil tak ada di tempat. Sampai pertengahan Agustus, baru 4 mobil yang bisa ditarik.

Mereka sudah bukan anggota dewan lagi. Jadi tidak layak mendapatkan fasilitas. Bagi mereka yang masih menginginkan fasilitas, bisa jadi karena sedang terjangkit post-power syndrome alias berada dalam suatu keadaan hidup dalam kebesaran bayang - bayang masa lalunya saat masih berkuasa, dan belum dapat menerima realita bahwa kekuasaan telah beralih.

Kini mereka kembali menjadi bagian dari rakyat biasa yang kekuasaanya diwakilkan kepada orang lain. Kalau bayang-bayang itu masih ada, maka keinginan untuk terus disanjung dan dihormati secara berlebihan akan terus ada.

Dan dan fasilitas mobil dinas dianggap sebagai bagian dari kewibawaan dan kehormatan. Kasihan! Mereka butuh bantuan Anda menemukan jalan yang benar. (Kisdiantoro)

Selengkapnya, bisa dibaca di koran Harian Pagi Tribun  Jabar, Selasa (2/9/2014).


Anda sedang membaca artikel tentang

"Lupa" Belum Kembalikan Mobil

Dengan url

http://jabarsajalah.blogspot.com/2014/09/belum-kembalikan-mobil.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

"Lupa" Belum Kembalikan Mobil

namun jangan lupa untuk meletakkan link

"Lupa" Belum Kembalikan Mobil

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger