Rencana Demo Cuma buat Bikin Merah Kuping SBY

Written By Unknown on Senin, 25 Maret 2013 | 12.14

Senin, 25 Maret 2013 12:00 WIB

JAKARTA, TRIBUN - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hajriyanto Y Thohari menilai rencana aksi unjuk rasa yang dilakukan pada Senin (25/3/2013) ini hanyalah sebuah kritik pedas kepada pemerintah.

Aksi unjuk rasa tak akan berimplikasi pada penggulingan pemerintah saja, tapi hanya membuat kuping Presiden dan orang-orang terdekatnya sedikit memerah.

"Saya rasa demonstrasi hari tidak benar-benar ingin melakukan apa yang disebut oleh sementara kalangan sebagai bertujuan menurunkan pemerintahan Presiden SBY, apalagi melakukan kudeta! Mereka menurut saya hanya melancarkan kritik yg sangat keras saja," ujar Hajriyanto di Jakarta, Senin.

Politisi Partai Golkar itu menganalogikan aksi unjuk rasa hari ini ibarat orang yang membunyikan radio/TV dengan nada sangat keras sampai maksimal volumenya.

"Tentu suaranya menjadi sangat keras dan memekakkan telinga orang-orang yang sedang menduduki kekuasaan, bahkan memerahkan telinganya orang-orang yang terlalu dekat dengan kekuasaan," ucapnya.

Dengan kondisi seperti ini, Hajriyanto mengatakan aparat keamanan cukup mengawasi dan menertibkan demontrasi 25 Maret ini dengan baik. Jika ada penyusup yang merusak fasilitas umum, kata Hajriyanto, segera diamankan saja.

"Saya yakin mereka yang berdemo tidak ada yang berniat merusak. Maka kalau ada yang merusak fasilitas rakyat segera dicokok saja untuk diamankan," imbuhnya.

Beberapa waktu lalu, Presiden SBY mengundang mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Prabowo Subianto dan tujuh jenderal TNI lainnya.

Seluruh tamu SBY itu sepakat mengatakan akan mendukung pemerintahan hingga akhir masa pemerintahannya tanpa ada gonjang-ganjing politik. Presiden juga sempat meminta kepada para elite politik dan kelompok-kelompok tertentu agar jangan keluar jalur demokrasi. Presiden pun meminta kepada mereka agar jangan ada upaya untuk membuat pemerintahan terguncang.

"Saya hanya berharap kepada para elit politik dan kelompok-kelompok tertentu tetaplah berada dalam koridor demokrasi. Itu sah. Tetapi kalau lebih dari itu, apalagi kalau lebih dari sebuah rencana untuk membuat gonjang-ganjingnya negara kita, untuk membuat pemerintah tidak bisa bekerja, saya khawatir ini justru akan menyusahkan rakyat kita," kata Presiden.

Seperti diberitakan, Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) tetap akan memulai aksi pada Senin (25/3/2013 ). MKRI akan melakukan aksi serentak di 25 provinsi. Untuk di Jakarta, aksi akan dilakukan di Gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Diponegoro, Jakarta, pukul 11.00 WIB.

Aksi ini merupakan deklarasi gerakan MKRI yang dipimpin Ratna Sarumpaet. Tujuan mereka, yakni menggulingkan pemerintahan SBY-Boediono sebelum Pemilu 2014. Setelah itu, mereka akan membentuk pemerintahan transisi dengan menunjuk tokoh-tokoh tertentu untuk menjalankan pemerintahan sementara. Selama transisi, mereka akan merubah peraturan perundang-undangan hingga menyiapkan pemilu. Akhirnya, terbentuk pemerintahan baru. Setelah deklarasi Senin besok, mereka menyebut akan menyosialisasikan gerakan tersebut ke masyarakat.  (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Rencana Demo Cuma buat Bikin Merah Kuping SBY

Dengan url

http://jabarsajalah.blogspot.com/2013/03/rencana-demo-cuma-buat-bikin-merah.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Rencana Demo Cuma buat Bikin Merah Kuping SBY

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Rencana Demo Cuma buat Bikin Merah Kuping SBY

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger