Aher Bantah Kampanye Saat Berada di Cirebon

Written By Unknown on Sabtu, 29 Desember 2012 | 12.14

Sabtu, 29 Desember 2012 11:37 WIB

BANDUNG, TRIBUN - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan, kegiatannya bersama kepala desa (kuwu) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kuwu Cirebon bukanlah kampanye politik.

Kehadirannya Ahmad Heryawan yang biasa disapa Aher di acara Rabu lalu (26/12) itu, dalam posisi sebagai Gubernur Jabar. Ahmad Heryawan menjelaskan hal tersebut menjawab wartawan usai meninjau kegiatan gotong-royong kebersihan di Bandung, Jumat (28/12/2012).

Wartawan meminta komentar Aher sehubungan protes kubu pasangan cagub-cawagub Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki (Paten).  "Saya selaku Gubernur berada di Cirebon atas undangan Forum Komunikasi Kuwu Cirebon. Tidak ada ajakan agar mereka memilih saya. Juga tidak ada paparan visi-misi," ujar Aher.

Ditambahkan, tempat pertemuan silaturahmi Gubernur Jabar dengan para kuwu juga disiapkan oleh tuan rumah. "Mereka sewa tempat kok," tutur Aher.

Posisinya sebagai gubernur sekaligus cagub memang sulit dibedakan masyarakat umum. Misalnya, Heryawan menjelaskan, ketika dia sebagai kepala daerah menjelaskan program dan hasil-hasil pembangunan kerap dipandang sebagai kampanye.

"Nah, pada saat menjelaskan program yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan, ada warga yang berteriak 'lanjutkan'. Ada juga yang berteriak '50 persen'. Saya lalu bilang '70 persen dong'. Selentingan warga itu tidak bermakna apa-apa," papar Heryawan.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjelaskan bahwa bantuan infrastruktur sebesar Rp 100 juta per desa per tahun lebih konkret untuk kondisi Jabar sekarang.

Hal itu mengacu pada ketersediaan dana APBD Jabar. "Soal anggaran infrastruktur saya sudah hitung berbagai formulasi, kalau Rp 500 juta per tahun tidak memungkinkan karena dana APBD terbatas. Dengan jumlah desa sekitar 5.000, kalau segitukan berarti butuh Rp 2,5 triliun, dana kita gak cukup," papar Heryawan dalam sambutannya di acara silaturahim dengan kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Cirebon, Rabu (26/12).

Bantuan desa yang memungkinkan untuk saat ini hanya sebesar Rp 100 juta. "Insya Allah awal tahun 2013 dana itu cair," ungkapnya. "Apakah itu diberikan tiap tahun atau hanya tahun ini saja Pak Gubernur," tanya Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon Sukaryadi.

"Jangan khawatir, selama saya jadi gubernur dana itu akan diberikan setiap tahun," jawab gubernur yang akrab disapa Kang Aher ini. Sukaryadi berharap agar bantuan provinsi itu bisa diberikan langsung ke para kuwu.

"Pak Gub, mohon bantuannya jangan lewat Pemkab, potensi untuk ada kebocoran besar, kalau langsung kan bebas hambatan," ujarnya. Heryawan menyambut baik usulan itu.

"Prinsipnya kita akan berikan yang terbaik buat para kuwu, karena para kuwu adalah wakil negara di barisan terdepan dalam melayani rakyat," pungkasnya.  (*)


Anda sedang membaca artikel tentang

Aher Bantah Kampanye Saat Berada di Cirebon

Dengan url

http://jabarsajalah.blogspot.com/2012/12/aher-bantah-kampanye-saat-berada-di.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Aher Bantah Kampanye Saat Berada di Cirebon

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Aher Bantah Kampanye Saat Berada di Cirebon

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger