Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Jangan Anggap Sepele Jika Mulai Merasakan Sakit Kepala Di Belakang

Written By Unknown on Sabtu, 04 April 2015 | 12.14

TRIBUNJABAR.CO.ID - Pernahkah Anda mengalami sakit kepala secara tidak disadari atau secara tiba-tiba? Waspadalah karena hal tersebut kemungkinan Anda mengalami penyakit yang berbahaya bagi tubuh.

Rasa sakit merupakan cara tubuh untuk memberi alarm pada Anda bahwa ada sesuatu yang tidak beres sedang terjadi dengan kesehatan, ada rasa sakit yang tidak perlu dicemaskan, tapi ada pula yang merupakan sinyal penting yang tidak boleh diabaikan dan harus mendapatkan penanganan khusus.

Dikutip dari laman doktersehat.com, berikut jenis-jenis sakit kepala yang sering diderita :

1.Sakit kepala yang disebabkan tegang

Awalnya gejala ketegangan ini terjadi di daerah bahu, tengkorak dan otot leher yang diakibatkan karena tekanan emosional. Permulaan rasa sakitnya dari kepala belakang lalu merambat ke bagian depan, kemudian ke bagian dua sisi kepala.

2.Sakit kepala yang disebabkan migren

Sakit kepala yang disebabkan migren biasanya akan dirasakan lebih berat daripada sakit kepala yang disebabkan karena ketegangan, sakit kepala ini terjadi biasanya di satu sisi kepala saja, terkadang juga di bagian belakang salah satu mata. Sakit kepala ini sering disebut dengan sakit kepala sebelah, untuk wanita bisa tiga kali lebih banyak dari laki-laki dalam menderita migren. Perubahan hormonal merupakan penyebab utamanya.


12.14 | 0 komentar | Read More

Sekeluarga Nekat Bunuh Diri dan Minta Dikubur Satu Liang Lahat

KEDIRI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Satu keluarga terdiri ayah ibu dan satu orang anak di Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, tewas dan diduga akibat disengaja atau bunuh diri.

"Kami masih tangani kejadian ini. Saat ini, korban semua korban sudah dibawa ke (RSUD) Bhayangkara, Kediri, untuk dilakukan visum," kata Kepala Polsek Papar AKP Kamsudi di Kediri, seperti dikutip kompas.com dari Antaranews, Jumat (3/4/2015) malam.

Ia mengatakan, korban ditemukan oleh tetangga yang mengaku curiga dengan kondisi rumah korban, Jumat malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Sudah ada dua hari lampu di rumah korban, Dusun Morangan, Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, itu padam, baik siang ataupun malam.

Tetangga juga bertambah curiga, tercium bau busuk dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata bau busuk itu berasal dari rumah korban.

Warga juga langsung melaporkan temuan itu ke kantor polisi dan petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kapolsek mengatakan, menemukan tiga orang di dalam rumah itu sudah dalam keadaan meninggal dunia. Mereka adalah Yudi Santoso (ayah), Fajar Retno (ibu), serta OL, anak perempuan, yang masih berusia tujuh tahun.


12.14 | 0 komentar | Read More

Anggota Provost Polsek Tembak Kepala Sendiri Usai Apel Pagi

MAKASSAR, TRIBUN - Seorang anggota Provost Polsekta Manggala, Brigadir Polisi (Brigpol) Arifin (40) tewas dengan menembak kepalanya sendiri di kantornya, Sabtu (4/4/2015). Menurut informasi, seusai melaksanakan apel di kantor, Arifin masuk ke dalam ruangannya dan mengunci pintu sekitar pukul 07.50 Wita.

Tidak lama berselang, terdengar suara tembakan. Anggota pun langsung mengecek seluruh ruangan di Polsekta Manggala dan menemukan warga Kompleks Berlian, Jalan Tamangapa Raya 5 itu tersungkur bersimbah darah. Sebutir peluru menembus dari pelipis kiri ke pelipis kanan.

Arifin selanjutnya dilarikan ke RS Bhayangkara. Setelah menjalani perawatan tim medis, nyawa Arifin tak berhasil diselamatkan. Dia menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.00 Wita.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar, Komisaris Besar Endi Sutendi mengatakan jajarannya masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

"Kita masih selidiki kasus ini dan motifnya belum diketahui. Apakah ada masalah internal di keluarganya atau masalah lain yang menyebabkan korban bunuh diri dengan menembak kepalanya di pelipis kiri tembus ke pelipis kanan," kata Endi. (kompas.com)


12.14 | 0 komentar | Read More

Begini Nasib Paedofil, Wajahnya Dipermak Habis Lalu Dipenjara 25 Tahun

TRIBUNJABAR.CO.ID - Nasib paedofil, Raymond Frolander, benar-benar apes. Sudah wajah babak belur dihajar oleh ayah korbannya, ia pun harus merasakan dinginnya lantai hotel prodeo selama 25 tahun.

Raymond tertangkap basah tengah melecehkan seorang anak 11 tahun, tahun lalu. Ayah si korban yang memergokinya kemudian menghajar paedofil nahas itu hingga mukanya bonyok dan pingsan.

Usai menghakimi peleceh anaknya, sang ayah yang belum diketahui namanya itu, menelepon polisi. "Saya sedang berjalan dan menemukan seorang pria dewasa menganiaya (anak saya), dan dia sekarang sedang berlumuran darah. Silakan Anda datang kemari," begitu telepon ayah korban pelecehan seksual itu.

Raymond dijatuhi hukuman 25 tahun pada hari Kamis setelah menyatakan tidak menolak tuduhan cabul dan mesum serta penganiayaan secara seksual pada korban yang berusia 11 tahun itu.

Seperti dilansir Mirror.co.uk, ayah korban yang menghadiri sidang mengatakan kepada wartawan: "Dia akan belajar dalam 25 tahun ke depan mengapa aku membiarkan dia hidup."

Raymond ditangkap pada bulan Juli tahun lalu, ketika ayah korban memergokinya memperdaya anak kecil. Kepada polisi, Raymond bilang ia dimangsa oleh binatang sehingga wajahnya hancur.

Setelah polisi dipanggil, petugas datang untuk melihat Frolander di ruang duduk dengan luka parah pada wajahnya. Pada laporan polisi tertulis keterangan,"Kami mengamati terdakwa terbaring di di lantai ruang tamu dengan beberapa benjolan wajahnya dan perdarahan dari mulutnya."

Sang ayah korban paedofil tidak pernah didakwa dengan kejahatan. Menurut Kepala Kepolisian Daytona Beach Michael Chitwood mengatakan ia tidak memiliki masalah dengan tindakannya: "Tidak sebagai kepala polisi dan bukan sebagai seorang ayah". (mac/tribunjabar)


12.14 | 0 komentar | Read More

65 Tahun Menikah, Pasangan Ini Tak Terpisahkan Bahkan saat Maut Menjemput

KETIKA Italvino dan Diva Poss mengatakan janji mereka "Hingga maut memisahkan kita", mereka memang bersungguh-sungguh. Dan jika mereka pernah saling mengatakan, "Aku tidak bisa hidup tanpamu", mereka pun benar demikian adanya.

Kisah cinta mereka dimulai pada tahun 1948 di sebuah lantai dansa, di mana setiap pasangan bertemu, dan mereka telah bersama-sama sejak saat itu. Menurut cucu mereka Rafael, Italvino tahu bahwa ia akan menghabiskan sisa hidupnya dengan Diva, kekasihnya.

"Kakek saya selalu mengatakan bahwa mereka telah menikah selama satu tahun lebih lama, karena ia menghitung dari hari mereka bertemu. Ia menilai pernikahan mereka akan abadi."

Sepanjang 65 tahun pasangan ini menikah, telah dikaruniai 10 anak dan 14 cucu. Dan cucu mereka adalah saksi bahwa pernikahan mereka dipenuhi dengan banyak cinta dan asmara. Italvino dan Diva menghabiskan setiap hari bersama-sama. Italvino, menjadi suami yang penuh kasih dengan memasakkan sarapan sehari-hari untuk Diva. Dia bahkan menanami kebun sayuran favoritnya.

"Aku belum pernah melihat yang seperti itu," kata Rafael.

Pada usia 89 tahun, baik Italvino dan Diva berjuang melawan kanker. Italvino berjuang melawan leukemia yang dideritanya, dan Diva sedang menjalani kemoterapi untuk tumor. Kondisi Diva semakin l memburuk, dan pada saat itu ia memanggil semua kerabat dekat untuk datang menemuinya.

"Dia merasa bahwa waktunya akan datang dan meminta para kerabat untuk melihatnya," kata Rafael. "Kakek saya pergi ke kamarnya di rumah sakit. Mereka bercakap-cakap secara pribadi dan setelah itu mereka berdua tampak damai dengan segala sesuatunya."

Italvino menerima perawatan di rumah sakit yang sama dan ada tempat tidur kosong di sebelah Diva. Para perawat memutuskan untuk memindahkan Italvino dalam satu tempat tidur besar bersama pasangannya, sehingga mereka dapat berpegangan tangan. Meskipun keluarga berkumpul untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Diva, Italvino meninggal terlebih dulu.

"Setelah dia meninggal bibi saya berbisik di telinga nenek saya bahwa kakek saya meninggal dalam damai," Rafael menjelaskan. "Pada saat itu ia menjadi lebih damai. Seolah-olah dia telah membuka pintu bagi suaminya untuk pergi ke, seolah-olah ia sedang mengatur untuk mereka berdua untuk bersama selamanya." Diva pun meninggal 40 menit kemudian.

Italvino dan Diva selalu bersama-sama setiap hari. Kami yakin bahwa setiap hari adalah tidak sempurna tapi mereka bahagia. Mereka membuktikan bahwa cinta adalah salah satu kekuatan terbesar di bumi ini. (INTISARI-ONLINE)


12.14 | 0 komentar | Read More

Ini 5 Aturan Koreografi dari Tribun Penonton saat Persib Berduel

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA

Bobotoh menyaksikan laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (8/5/14). 

BANDUNG, TRIBUN - Laga perdana Persib Bandung kontra Semen Padang tak hanya menarik karena kedua tim sama-sama punya ambisi kuat untuk memenangkan pertandingan, tapi juga karena dalam laga perdana Liga Qatar National Bank (QNB) 2015 tersebut ada suguhan koreografi yang gress di tribun utara, selatan, dan timur Stadion Si Jalak Harupat.

Untuk menyuksekan terlaksananya koreografi tersebut, muncul "bewara" yang merebak di media sosial yang berisikan lima hal yang harus dilakukan bobotoh di Stadion Jalak Harupat yang ingin berkoreografi, diantaranya tidak memindahkan plastik yang akan digunakan untuk koreo, plastik yang digunakan jangan digunakan untuk membersihkan kursi, plastik koreo jangan dibuang sembarangan, plastik koreo jangan disobek, apalagi dimakan, dan seusai pertandingan plastik koreo dibawa untuk dibuang ke dalam karung di pintu keluar.

Koreografi tersebut yang dirancang khusus untuk menyambut kick-off perdana Persib, menurut pentolan Bobotoh, Yana Umar belum lama ini, rencananya koreo tersebut akan terus diadakan setiap laga besar yang akan dihadapi skuat Maung Bandung. (cr4)


12.14 | 0 komentar | Read More

Tarian Tradisional Cirebon Akan Ditampilkan di Gua Sunyaragi Minggu Esok

Written By Unknown on Jumat, 03 April 2015 | 12.14

CIREBON, TRIBUN - Menghabiskan hari libur dengan mengunjungi tempat wisata mungkin sudah sering dilakukan. Namun bagaimana jika menghabiskan hari libur dengan menyaksikan pagelaran seni tradisional?

Minggu (5/4/2015) esok, Kasultanan Kasepuhan Cirebon akan menyelenggarakan pagelaran seni tradisional Cirebon di objek wisata Taman Air Gua Sunyaragi. Beragam tarian tradisional Cirebon akan ditampilkan dalam acara yang berlangsung pukul 10.00-12.00 tersebut.

Beberapa tarian tradisional Cirebon yang akan ditampilkan di antaranya tari topeng kelana, sintren, dan tayub.

Bagi yang berencana menyaksikan pagelaran tari tersebut, cukup membayar tiket masuk Taman Air Sunyaragi saja. Sementara menonton pertunjukannya tidak dipungut biaya. (roh)


12.14 | 0 komentar | Read More

Ini Orang Pertama Indonesia yang Berhasil Berlari 566 Km di Kutub Utara

UDARA sangat kering. Apa pun yang berbentuk uap air langsung membeku. Goggle (kacamata) saya tidak bisa digunakan karena tertutup es. Saya tidak bisa melihat dan mencoba berlari bertelanjang mata. Saya takut buta. Saya mencoba menumpahkan air panas dari termos ke goggle saya agar esnya mencair. Tetap malah semakin parah, air panas yang ditumpahkan itu langsung membeku. Goggle saya malah makin tebal lapisan esnya."

Pelari ultra-trail (lari lintas alam dalam kondisi ekstrem) Indonesia, Hendra Wijaya, mengisahkan perjalanannya akhir pekan lalu yang sulit dilakukan manusia biasa umumnya. Laki-laki berumur 49 tahun itu berlari menempuh jarak 352,64 mil (566 kilometer) di Kutub Utara. Pelari trail dari Bogor itu menuntaskan lomba selama delapan hari dari Eagle Plains, Yukon, ke ujung Samudra Arktik nonstop di Tuktoyaktuk, Alaska, dalam ajang Likeys 6633 Ultra 2015 pada 20-28 Maret. Hendra menjadi orang Indonesia pertama yang melintasi Kutub Utara sejauh 566 kilometer dengan berjalan/berlari.

"Lomba ini hanya untuk mereka yang benar-benar 'gila'," demikian penyelenggara mengingatkan soal lomba itu.

Likeys 6633 Ultra adalah salah satu ajang lari lintas alam paling ekstrem di dunia. Semua peserta harus mampu bertahan berlari dalam kondisi hamparan es Kutub Utara yang bersuhu hingga minus 15 derajat sampai minus 20 derajat celsius. "Bahkan, angka tersebut bisa di bawah minus 20 derajat celsius hingga minus 32 derajat celsius," kata Hendra, Rabu (1/4/2015), yang sedang dalam perjalanan pulang di Bandara Whitehorse menuju Vancouver, Kanada.

Aklimatisasi

Beberapa hari sebelum lomba, dia sudah tiba untuk berlatih dan menyesuaikan diri (aklimatisasi) dengan iklim setempat. Sejauh mata memandang, hanya ada hamparan es yang membeku. Kosong, hanya horizon berbatas langit, yang terdengar hanya deru napas dan suara sledge, gerobak es yang diseret di belakang. Dimensinya lebar 60 cm x panjang 150 cm x tinggi 40 cm. Di dalamnya ada barang-barang kebutuhan selama lomba sekitar 40 kilogram.

Berlari ultra-marathon di Kutub Utara merupakan pengalaman pertama "Hyperman Indonesia" itu, mungkin juga bagi bangsa Indonesia. Hendra pernah berlari di sejumlah lomba lari ultra-internasional, termasuk Ultra-Trail du Mont Blanc (168 km) di Perancis hingga lari lintas gurun pasir di Trans- Omania 300 km, Hyperman (berenang 10 km, bersepeda 300 km, dan berlari 100 km) di Hongkong, serta Tor Des Geants Endurance Trail Run di Italia 332 km.


12.14 | 0 komentar | Read More

Mpok Nori Meninggal Dunia di Hari Jumat, Ini Keutamaannya . . .

TRIBUNJABAR.CO.ID - Kabar duka kembali menyelimuti industri hiburan Indonesia. Setelah kepergian pembawa acara dan artis peran Olga Syahputra (32) pada 27 Maret 2015, kini seniman Betawi bernama asli Nuri Sarinuri atau biasa dikenal Mpok Nori (84) tutup usia di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2015).

Awal kabar meninggalnya Mpok Nori tersebut tersebar melalui pesan berantai atau broadcast messenger yang diterima wartawan pada pagi ini. "Innalilahiwainna ilahirojiun. Telah meninggal dunia mak Mpok Nori pada pagi hari ini pukul 08.10 WIB. Beliau menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Pasar Rebo Jakarta Timur," tulis pesan tersebut.

Mpok Nori wafat tepat pada hari Jumat, sebagaimana diketahui bahwa dalam Islam hari Jumat merupakan hari yang sangat spesial dan istimewa.

Hari Jum'at memiliki keutamaan sangat banyak yang tak dimiliki hari-hari lainnya. Salah satunya adalah siapa yang meninggal di dalamnya maka ia aman dari adzab kubur. Para ulama juga menjelaskan bahwa meninggal di dalamnya menjadi salah satu tanda husnul khatimah.

Diriwayatkan oleh al-Tirmidzi dalam Sunan-Nya, dari hadits Abdullah bin Amr Radhiyallahu 'Anhu, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam :

"Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum'at atau malam Jum'at melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur." (HR. Al-Tirmidzi, no. 1043)

Para ulama berselisih tentang status hadits ini. Imam al-Tirmidzi menyifatinya sebagai hadits gharib dan terputus sandanya. Al-Hafidz Ibnu Hajar menyifatinya sebagai hadits sanadnya dhaif. Sementara Syaikh al-Albani dalam Ahkam Janaiz-nya (hal. 49-50) menyatakan, "hadits tersebut hasan atau shahih dengan dikumpulkan semua jalurnya.


12.14 | 0 komentar | Read More

Sponsor Baru Datang, Nama ISL Jadi QNB League

JAKARTA, TRIBUN - Indonesia Super League (ISL) menggaet Qatar National Bank Group sebagai sponsor anyar. Kesepakatan ini turut melahirkan nama baru untuk ISL, yaitu QNB League.

Nantinya, QNB Group mendapatkan hak sponsor eksklusif Title Partner atas Indonesia Super League hingga akhir musim 2017.

"Kami telah berada di Indonesia sejak 2011 dan peningkatan popularitas sepak bola di seluruh negeri akan menempatkan QNB League sebagai platform olahraga terbaik di Indonesia," beber Yousef Darwish selaku General Manager Group Communication dari QNB Group.

Kesepakatan ini turut disambut antusias oleh CEO PT Liga, Joko Driyono. Menurutnya, ini adalah salah satu bukti Indonesia tengah mengikuti tren industri sepak bola dengan pasar global.

"Kami akan bekerja sama untuk membawa sepak bola Indonesia lebih baik dari segi kualitas kompetisi maupun penciptaan industri sepak bola," jelasnya.

Sekadar informasi, QNB Group juga merupakan salah satu sponsor dari klub raksasa Perancis, Paris Saint-Germain. (kompas.com)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger