Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Korban Tewas Letusan Gunung Rokatenda Jadi Enam

Written By Unknown on Minggu, 11 Agustus 2013 | 12.14

SIKKA, TRIBUN - Pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban letusan Gunung Rokatenda di Kabupaten Sikka, NTT masih terus dilakukan. Hingga sore ini data sementara korban ada 6 tewas, yaitu 4 orang sudah ditemukan dan 2 orang belum ditemukan. Semua korban tersapu oleh awan panas.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, korban meninggal akibat terkena awan panas, yaitu:

1.Aloysius Lala, 65 tahun,
2.Wea Lala 58 tahun.
3.Petrus Ware 69 tahun,
4. Aluysius

Korban yang belum ditemukan adalah:
1. Lengga 5 tahun.
2. Pio 7 tahun,

Mereka tersapu awan panas pada saat mereka tidur di pantai Punge, Desa Rokirole. Jumlah pengungsi masih dilakukan pendataan.
BNPB telah melakukan koordinasi dengan BPBD untuk penanganan darurat. Tim Reaksi Cepat BNPB telah berangkat tadi siang untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat Rokatenda. (tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Lima Orang Tewas Akibat Letusan Gunung Rokatenda

SIKKA, TRIBUN - Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur kembali meletus pada Sabtu (10/8) pukul 04.27 Wita.

Tinggi abu letusan fluktuatif antara 1500 hingga 2000 meter dari Puncak Gunung Rokatenda. Letusan dengan suara keras yang disertai dengan semburan kerikil dan abu vulkan serta gempa vulkanik.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, masyarakat sekitar panik dan dilaporkan letusannya lebih besar daripada letusan sebelumnya.

Hingga pukul 09.30 Wita masih terlihat awan panas guguran menuju arah utara. Arah luncuran awan panas tidak seperti biasanya yang mengarah ke arah selatan hingga ke pantai.

Awan panas mengalir dari Woje Wubi sampai pantai Cua. Terparah di Ko'a Desa Rokirole dan Nitunglea. Lima orang tewas akibat awan panas, dimana tiga orang sudah ditemukan dan dua orang masih dalam pencarian.

Bupati Sikka bersama BPBD telah berada di lokasi dan melakukan penanganan darurat. Status Gunung Rokatenda masih ditetapkan Siaga oleh PVMBG.

Gunung Rokatenda meletus sejak Oktober 2012, abu letusan tersebar dalam pulau bergantung arah angin. Gunung Rokatenda berada di Pulau Palue dengan diameter Pulau Palue sekitar 8 KM (radius 4 KM). Saat siaga Rokatenda masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 3 KM.

Di Pulau Palue saat ini bermukim sekitar 10 ribu jiwa. Kondisi pulau tersebut berbahaya karena selalu terancam dari letusan Gunung Rokatenda. Ketersediaan airtanah sangat minim dan lahan pertanian kurang subur karena lapisan tanahnya tipis.

Akibat letusan Gunung Rokatenda sejak Oktober 2012 sebanyak 782 KK (2.754 jiwa) mengungsi keluar dari Pulau Palue ke Kab. Ende (407 KK) dan Sikka (375 KK). BNPB telah memberikan bantuan dana siap pakai Rp 14,7 miliar kepada Pemda Ende dan Pemda Sikka untuk relokasi dan hunian tetap pengungsi. (tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Puncak Arus Balik ke Bandung Diperkirakan Minggu-Senin

BANDUNG, TRIBUN - Arus balik dari luar kota ke Bandung, diperkirakan padat pada H+2 dan H+3, atau Minggu (11/8) dan Senin (12/8). Hal ini disampaikan Jujun Juanda, Kepala Terminal Cicaheum, Sabtu (10/8).

"Biasanya kami kedatangan sampai 400 armada, bisa lebih. Penumpangnya bisa sampai 15 ribu," kata Jujun di kantornya. Jujun memprediksi, jika arus mudik masih bisa terkendali karena banyak program mudik gratis, maka imbasnya arus balik mudik akan menggunakan transportasi umum.

Padatnya arus balik mudik ke Bandung, membuat Terminal Cicaheum melakukan sitem jemput bola. "Jadi jangan heran seandainya terminal sekarang ini kosong, karena kami kerahkan armada untuk membantu. Kami prediksi terdapat kantung-kantung penumpukan penumpang di seputar Jawa Tengah," papar Jujun. (bb)


12.14 | 0 komentar | Read More

Arus Balik ke Barat Terpusat di Terminal Leuwipanjang

BANDUNG, TRIBUN - Diperkirakan puncak arus balik  dari Bandung menuju kota lain akan terjadi pada H+2 dan H+3, meski tak menutup kemungkinan terjadi juga saat H+7 dan H+8.

Arus balik ini terkonsentrasi di Terminal Leuwipanjang. Hal ini diungkapkan Iya Sunarya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Terminal Kota Bandung, Sabtu (10/8).

Arus balik mudik tahun lalu, Terminal Leuwipanjang memberangkatkan sekitar 28.000 penumpang arus balik ke arah barat. Tahun ini diprediksi jumlah penumpang mengalami penurunan.

"Ada berbagai macam faktor. Kenaikan harga BBM, mulai masuk sekolah dan banyak travel menjadi saingan angkutan," ujar Iya yang sedang mengecek kondisi Terminal Leuwipanjang.

Data terakhir, pukul 20.00 WIB pada H2 hingga 08.00 WIB H+1, sudah ada 14.296 penumpang yang diberangkatkan dengan 573 armada. Iya memprediksi akan ada peningkatan sekitar 1500 penumpang pada hari ini. (bb)


12.14 | 0 komentar | Read More

Bus Cadangan di Terminal Leuwipanjang Tak Digunakan

BANDUNG, TRIBUN - Bus cadangan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung belum digunakan karena bus-bus reguler masih memadai untuk melayani arus balik. Arus balik ini dari Bandung menuju kota lain. Hal ini dinyatakan Iya Sunarya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Kota Bandung, Sabtu (10/8).

"Terminal Leuwipanjang akan optimalkan bus reguler. Bus cadangan belum dikeluarkan karena reguler masih memadai," ujar Iya saat melakukan pengecekan di Terminal Leuwipanjang.

Iya mengatakan, arus mudik dikuasai Terminal Cicaheum, sedangkan arus balik oleh Terminal Leuwipanjang. Tujuannya sebagian besar ke arah barat, yakni ke Terminal Lebakbulus, Bogor, Merak, Kalideres dan Tanjungpriuk. Merak dan Kalideres menjadi tujuan yang dominan.

Berdasarkan pengamatan Iya, Terminal Ledeng sepi penumpang. "Setelah dicek di Terminal Ledeng, tidak terjadi arus mudik maupun arus balik. Sekarang pun di Terminal Ledeng sepi penumpang. Yang ramai itu jalur lintasannya saja, karena jalur wisata didominasi kendaraan pribadi," tuturnya. (bb)


12.14 | 0 komentar | Read More

Gempa 4,5 SR Terjadi di Agam

AGAM, TRIBUN - Masyarakat dikejutkan dengan gempa di darat 4,5 SR  pada Sabtu (10/8) pukul 18.57. Pusat gempa  di darat dengan kedalaman 10 Km pada koordinat 0.08 LS, 100.8 BT atau di Desa Bayua, Kecamatan Tanjung Mutiara - Danau Maninjau Kabupaten  Agam, Sumatra Barat. Sumber gempa berasal dari Sesar Sumatra segmen Slanok-Barumun.

Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, berdasarkan  peta guncangan gempa intensitasnya II MMI. Namun di skala lokal, di pusat gempa tersebut guncangan dirasakan cukup kuat. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Beberapa tembok rumah mengalami retak-retak. Tidak ada laporan korban jiwa. Masyarakat telah kembali normal aktivitas. (tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Arus Lalin Dari Garut Ke Bandung Dialihkan Ke Cijapati

Written By Unknown on Sabtu, 10 Agustus 2013 | 12.14

NAGREG, TRIBUN - Hari ketiga setelah lebaran jalur selatan melalui Nagreg, Sabtu (10/8) pagi, mulai mengalami kemacetan. Arus kendaraan menuju Garut dan Tasikmalaya pun tersendat hingga terjadi antrean sepanjang lima kilometer lebih.

Hingga siang ini antrean kendaraan masih terus terjadi. Banyaknya kendaraan yang melintas Nagreg karena masih dalam suasana Lebaran. Kebanyakan pemudik merupakan warga lokal yang pergi untuk bersilaturahmi. Selain itu, banyak warga yang memanfaatkan liburan dengan mengunjungi sejumlah objek wisata, seperti Pantai Pangandaran dan objek wisata Cipanas Garut.

Selain adanya penyempitan jalan dari tiga jalur menjadi satu jalur, kedua ruas dari barat ke timur pun terlihat padat. Untuk mengantisipasinya, pihak kepolisian memberlakukan one way atau satu arah yang di mulai dari kawasan Cikaledong hingga kawasan Garut. Agar bisa mengurai kemacetan panjang dari arah timur.

Sementara itu, untuk kendaraan dari arah Garut menuju Bandung, untuk sementara akan dialihkan ke jalur alternatif Cijapati dari arah Kadungora, Garut. Diprediksi kepadatan kendaraan yang akan melewati jalur Nagreg pun akan terus terjadi hingga Sabtu malam nanti.

Sebelumnya dihari kedua lebaran, Jumat (9/8) kemarin, di jalur Nagreg sempat terjadi kemacetan sejak pagi hingga Sabtu dini hari. Antrean panjang pun tak terhindarkan hingga puluhan kilometer dari arah barat menuju timur. (aa)


12.14 | 0 komentar | Read More

Ratusan Pengunjung Banjiri Objek Wisata Air

Ratusan Pengunjung Banjiri Objek Wisata Air

Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S

Ratusan pengunjung membanjiri objek wisata air di Kota Bogor, The Jungle water adventure, Sabtu (10/8) pagi.

BOGOR, TRIBUN - Ratusan pengunjung membanjiri objek wisata air di Kota Bogor, yakni The Jungle water adventure, Sabtu (10/8). Hal itu terpantau sekitar 09.00 pagi ini.

Informasi yang diperoleh Tribun, pengunjung mulai membanjiri objek wisata di tengah Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR) itu sejak pagi.

Ratusan kendaraan pun sudah memenuhi pelataran parkir yang disediakan objek wisata sehingga tak mampu lagi menampung kendaraan lain yang ingin masuk ke lokasi.

Berdasarkan pantauan Tribun, di pintu masuk objek wisata itu, antrean panjang terjadi di loket pembelian tiket. Terlihat pula sejumlah anggota keluarga yang tidak mengantre menghampar di halaman objek wisata keluarga tersebut. Mereka menunggu anggota keluarga yang sedang mengantre.

Informasi yang diperoleh Tribun, tiket masuk menuju objek wisata itu dihargai Rp 110 ribu per orang. Nominal tersebut merupakan harga terusan untuk sejumlah wahana yang ditawarkan objek wisata tersebut. Adapun untuk tiket masuk khusus wisata air dihargai Rp 95 ribu. Bagi para pengunjung yang akan datang ke objek wisata ini dihimbau bersabar agar ketertiban dan kenyamanan tetap terjaga. (cis)


12.14 | 0 komentar | Read More

Atep Rela Tidak Mudik Demi Anak

BANDUNG, TRIBUN - Tahun ini gelandang Persib asal Cianjur, Atep tidak mudik ke kampung halamannya di Cianjur. Atep merayakan hari raya Idulfitri di Bandung setelah sang istri, Lilis Yumaini yang baru beberapa waktu lalu melahirkan putri keduanya.

"Salat Id saya lakukan di masjid sekitar rumah saja di Bandung karena saya dan keluarga tidak mudik.  Mengingat istri yang baru melahirkan, kita tidak pulang kampung," kata Atep kepada Persib.co.id, Kamis (8/8).

Ia mengakui Lebaran tahun ini pun begitu berkesan sebab keluarga besarnya justru yang datang ke Bandung untuk berlibur sekalian melihat putri keduanya itu.

Perihal nama, Atep mengaku baru mempunyai nama depan saja, sedang nama belakang baru akan didiskusikan bersama keluarga besar termasuk isterinya.

"Namanya Aleecia, kalau panjangnya baru akan didiskusikan nanti setelah bertemu sama seluruh keluarga," paparnya.

Atep dikaruniai seorang putri dari sang istri setelah pada Kamis (1/8) lalu melahirkan bayi dengan berat 3,3 kg dan panjang 48 cm. (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Pensiunan Guru Di Cianjur Jadi Korban Hipnotis

CIANJUR, TRIBUN - Hati-hati bila menumpang angkutan umum. Seorang ibu pensiunan guru di Cianjur harus kehilangan harta bendanya saat menaiki angkutan umum jurusan Bogor-Cianjur.

Heni (60), kehilangan emas sebanyak 12 gram, satu buah telepon genggam dan uang sebesar Rp 575.000. Warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur ini terhipnotis setelah diajak berbincang oleh penumpang lainnya di mobil yang ia tumpangi.

"Saya naik dari Ciawi, Bogor. Waktu naik di dalam sudah ada wanita umurnya sekitar 40 tahun. Saya duduk di bangku ke dua di samping wanita itu. Awalnya dia ramah ngajak saya ngobrol. Saya juga enggak ada pikiran aneh ke wanita itu. Ramah banget orangnya," ujar Heni, Sabtu (10/8).

Di tengah jalan, ia diajak berbincang oleh wanita itu. Ia pun setengah tersadar saat diajak berbicara. Di kawasan Cipanas tepatnya di Kampung Taman Jaya, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, wanita itu mengajak Heni untuk turun. Ia pun menuruti perintah wanita itu. (aa)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger