Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Bocah Suriah Angkat Tangan Mengira Ditodong Senjata

Written By Unknown on Rabu, 01 April 2015 | 12.14

TRIBUNJABAR.CO.ID - Ribuan pengguna internet menyebarkan foto seorang bocah Suriah yang mengangkat kedua tangannya karena mengira kamera yang diarahkan kepadanya merupakan senjata api. Bagaimana kisah di balik foto tersebut?

Ramainya peredaran foto bocah Suriah berambut poni dan berpipi tembam di dunia maya tidak lepas dari peran Nadia Abu Shaban. Jurnalis fotografer yang berbasis di Gaza, Palestina, itu menyebarkan foto tersebut melalui Twitter pada Selasa (24/03) lalu.

'Seorang jurnalis foto mengabadikan foto bocah Suriah ini. Bocah itu berpikir sang jurnalis foto menodongkan senjata, bukan kamera, sehingga dia menyerah', demikian tulis Nadia dalam akun Twitternya.

Sejak diunggah ke dunia maya pada Selasa (24/03) lalu, foto itu telah dikicaukan 11.000 kali. Kemudian, ketika diunggah di jejaring Reddit, foto itu menerima 1.600 komentar dan 5.000 vote.

'Saya menangis', 'sedih bukan main', dan 'kegagalan kemanusiaan' ialah komentar-komentar yang jamak ditulis netizen saat mengomentari foto tersebut.

Kendati begitu, tak jarang pula pengguna internet yang menuding foto itu hoax atau sengaja dibikin. Tuduhan itu dialamatkan mengingat tiada nama fotografer pada foto tersebut.

Saat BBC menanyakan hal itu kepada Nadia Abu Shaban, dia mengaku dirinya bukan pengabadi momen tersebut. Dia juga tidak bisa menjelaskan identitas fotografer yang mengambil foto itu.


12.14 | 0 komentar | Read More

Hei . .Ada Taman Baru di Bandung, Namanya Taman Gesit

TRIBUNJABAR/DONY INDRA RAMADHAN

Taman tematik baru hadir di Kota Bandung bernama Taman Gesit yang berada di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (1/4/2015). Taman ini merupakan hibah dari pihak ketiga. 

BANDUNG, TRIBUN - Kota Bandung memiliki taman tematik baru. Taman yang bernama Taman Gesit ini berada di Jalan Dipatiukur Kota Bandung. Taman ini merupakan salah satu taman hibah dari pihak ketiga.

Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung, Arief Prasetiya, mengatakan, dengan adanya taman ini menambah koleksi taman-taman yang sudah ada di Kota Bandung.

"Dengan adanya taman ini, semakin menambah taman tematik di Kota Bandung. Saat ini di Bandung sendiri ada 14 taman tematik," ujar Arief di Taman Gesit, Rabu (1/4/2015).

Di taman ini, taman yang mengusung konsep green dan aktif ini, dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang bisa digunakan oleh masyarakat. Ada tiga buah kanopi serta area bermain aktif seperti tree deck yang bisa dinaiki menggunakan tangga vertikal maupun tangga melingkar.

"Taman ini memberikan kesempatan bagi masyarakat supaya bisa gerak aktif untuk kesehatan masyarakat Kota Bandung," katanya. (dra)


12.14 | 0 komentar | Read More

Ngeri, Ditemukan 1.300 Kerangka di Bawah Kampus Cambrigde

TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah arkeolog membuat penemuan menakjubkan sekaligus mengerikan di lahan salah kampus di bawah naungan University of Cambridge. Mereka menemukan, sedikitnya 1.300 kerangka yang dikubur di lahan kampus. Penemuan itu bisa membuka misteri kehidupan abad pertengahan

Diperkirakan, kerangk-kerangka itu adalah para sarjana yang sakit-sakitan, lalu tunawisma dan orang-orang yang sakit. Ketika muncul masa-masa sulit, mereka terlalu miskin untuk merawat diri mereka sendiri, sehingga akhirnya menerima bantuan spiritual selama hari-hari terakhir mereka di rumah sakit abad pertengahan St John the Evangelist, yang didirikan pada 1195.

Setelah mereka meninggal, mereka dimakamkan di pemakaman rumah sakit yang sempat menjadi misteri selama berabad-abad. Sampai kemudian, dilakukan renovasi terhadap kuliah milik sebuah perguruan tinggi Cambridge.

Para arkeolog menggali tahan di bawah Old Divinity School - sebuah bangunan Victoria yang dimiliki oleh St John College, yang didirikan pada tahun 1511 di lokasi rumah sakit. Mereka menggali kuburan dan sisa-sisa dari 1.300 orang.

Para ahli mengatakan itu adalah salah satu pemakaman yang terbesar di rumah sakit abad pertengahan yang pernah ditemukan di Inggris dan, dengan terus-menerus menganalisis DNA dari sisa-sisa jasad, akan membantu untuk mendapatkan pandangan baru terkait kehidupan di abad pertengahan.

Dalam penggalian selama enam bulan, arkeolog menemukan sekitar 400 kerangka manusia yang nyaris utuh karena diawetkan dan sisa-sisa parsial hingga 900 lebih, semua berasal dari abad 13 hingga abad ke-15.

 "Sejak dulu meman diketahui bahwa ada kuburan di daerah itu, tapi kami tidak tahu pasti itu adalah tempat kami bekerja. Ini penemuan yang cukup menakjubkan," kata Craig Cessford, dari Unit Arkeologi Cambridge, seperti dilansir Daily Mail, (Selasa 31 Maret 2015).

Sebagian besar kerangka berjenis kelamin laki-laki usia ant ara 25 sampai 45 tahun. Rumah sakit ini dijalankan oleh biarawan Augustinian, dan wanita hamil tidak dilibatkan.

Mr Cessford, 45, mengatakan, kerangka dikuburkan dalam barisan yang rapi dan ketika pemakaman penuh, jenazah dikuburkan di atas. Nama-nama orang yang dikuburkan di sini masih misteri, tapi kuburan itu ditemukan memiliki memiliki jalur kerikil, menunjukkan bahwa ada orang yang mengunjungi kuburan itu.

The Archaeological Journal, yang melaporkan temuan dalam edisi terbaru, menuliskan, penemuan ini mencerminkan peran utama rumah sakit abad pertengahan adalah melakukan 'perawatan spiritual dan fisik daripada perawatan medis rumah sakit". (mac/tribunjabar)


12.14 | 0 komentar | Read More

Masjid Raya Bandung Dijaga Ketat Ratusan Anggota TNI

BANDUNG, TRIBUN-- Ratusan anggota TNI menjaga ketat Masjid Raya Bandung , Rabu (1/4/2015). Penjagaan tersebut membuat pertanyaan pengunjung Alun-alun Bandung. Bahkan banyak yang mengurungkan niatmya ke Alun-alun.

"Pulang lagi ah takut ada apa-apa dijaga ketat begitu," kata seorang pengunjung.

Anggota TNI yang berjaga di halaman Alun-alun sedang melaksanakan gladi kotor pengamanan Konferensi Asia Afrika yang akan digelar 24 April 2015 . (Tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Persikad Purwakarta Targetkan Lolos 12 Besar Divisi Utama

PURWAKARTA,TRIBUN- CEO Persikad Purwakarta Adi Gunaya menargetkan timnya bisa lolos 12 besar kompetisi Divisi Utama PSSI musim depan.

"Target Persikad harus lolos fase grup 2 hingga bisa berlaga di 12 besar," ujar Adi kepada Tribun di Stadion Purnawarman Purwakarta, Rabu (1/3).

Skuat berjuluk Badak Situ ini kini diperkuat 25 pemain. Empat diantaranya merupakan pemain senior yang pernah bermain di klub peserta Liga Super Indonesia (LSI). Yakni Imral Usman dan Salim Alydrus yang pernah membela Persib Bandung, Aji Noprizal yang pernah membela Persijap Jepara dan Wijay yang pernah memperkuat Sriwijaya FC.

Pihaknya mengaku tidak akan menambah skuat klubnya selama putaran pertama.

"Saat ini sudah cukup 25 pemain. Dan lihat perkembangan dulu hingga akhir putaran pertama. Setelah itu baru pikirkan tambah pemain di putaran 2 hingga targetnya 30 pemain," ujarnya.

Di grup 2, Persikad tergabung dengan PSGC Ciamis, Persita Tangerang, Villa 2000, Perserang Serang, Persikabo Bogor, Persika Karawang, Persires, PSCS Cilacap dan Cilegon United.

"Away nya tidak terlalu jauh, kemungkinan ke Persires karena katanya mereka mau berhome base di Wonogiri," ujarnya. (men)


12.14 | 0 komentar | Read More

Persib Vs Semen Padang, Polda Jabar Belum Terima Permohonan Izin

BANDUNG, TRIBUN - Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Mochamad Iriawan, belum menerima permohonan izin mengenai pelaksanaan pertandingan pembuka Liga Super Indonesia (LSI).

Polda Jabar masih menunggu laporan dari Polres Bandung menyusul pertandingan antara Persib Bandung melawan Semen Padang itu akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat pada 4 April 2015.

"Pada prinsipnya kami siap membantu dan mengamankan setiap pertandingan Persib," kata Iriawan ketika ditemui wartawan ketika meninjau gladi kotor di Gedung Merdeka, Rabu (1/4).

Meski begitu, sambung Iriawan, pihaknya tak serta merta langsung memberikan izin untuk pelaksanaan pertandingan. Pasalnya Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) masih belum memberikan rekomendasi untuk perhelatan liga kasta tertinggi di Indonesia tersebut.

"Kami juga masih menunggu kepastian dari BOPI karena pada dasarnya izin untuk pertandingan juga ada urutannya," kata Iriawan singkat.(cis)


12.14 | 0 komentar | Read More

Ratusan Botol Miras di Dalam Mobil Boks Berikut Sopirnya Diamankan

Written By Unknown on Selasa, 31 Maret 2015 | 12.14

GARUT, TRIBUN - Polsek Garutkota mengamankan 160 dus berisi ratusan botol minuman keras berbagai merek yang rencananya diedarkan di sejumlah warung atau disimpan di sejumlah rumah di pelosok Garut, Selasa (31/3).

Kapolsek Garutkota, Kompol Kustia, mengatakan 160 dus berisi ratusan botol minuman keras tersebut awalnya diangkut menggunakan sebuah mobil boks bernomor polisi D 8655 EB. Kendaraan tersebut diamankan anggota Polsek Garutkota pada 05.00.

"Kendaraan itu diamankan di perbatasan Kecamatan Garutkota dengan Kecamatan Cilawu, yakni di dekat SPBU. Diamankannya sekitar pukul 05.00, bersama barang bukti dan tersangka pengedarnya," kata Kapolsek, Selasa (31/3).

Sopir kendaraan tersebut, Sobar Sudaya dan kernetnya, Endih Mulyadi, diamankan ke Mapolsek Garutkota bersama ratusan botol miras yang didistribusikannya. Mereka dikenakan tindak pidana ringan.

Seharusnya di Garut, kata Kapolsek, minuman keras hanya diedarkan di hotel berbintang dan sejumlah tempat hiburan. Sedangkan, Sobar dan Endih hendak mengedarkannya di pelosok.

"Hanya 160 dus miras yang dapat diamankan, sebanyak 35 dus lainnya sudah diedarkan ke bekas pool bus di Muarasanding. 160 dus miras ini kami sita dan amankan untuk bahan persidangan," kata Kapolsek.

Ujarnya, upaya pengamanan minuman keras ini dilakukan dalam rangka menjadikan Garut sebagai daerah zero minuman keras. Dengan demikian, kejadian tewasnya belasan pemuda Garut akibat minuman keras beberapa bulan lalu tidak akan terulang lagi.

Ratusan botol minuman keras yang diamankan tersebut memiliki segel asli dengan merek-merek ternama. Minuman-minuman keras tersebut terdiri atas jenis whiskey, anggur merah, dan vodka. (Sam)


12.14 | 0 komentar | Read More

Djadjang Harap-harap Cemas, Kick Off LSI Belum Jelas

TRIBUN JABAR / DENI DENASWARA

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA--PELUANG GOITA : Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurjaman (kiri) berdiskusi dengan pemain Makan Konate seusai mengikuti latihan di Stadion Persib, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bandung, Selasa (24/2/2015). Djanur memberikan memberikan penjelasan terkait pemain seleksi asal satu negaranya Oesmane Ben Goita yang menjalani seleksi. 

BANDUNG, TRIBUN - Harap-harap cemas dirasakan oleh Djadjang Nurdjaman, selaku pelatih skuat Maung Bandung. Pasalnya, dirinya belum bisa memastikan gelaran kick-off perdana Indonesia Super League akan digelar 4 April nanti.

Apabila jadwal pertandingan sampai tertunda kembali, Djadjang mengkhawatirkan hal tersebut dapat memengaruhi mental pemain.

"Cukup membuat galau pemain, misalnya sampai tanggal 4 (April) tidak jadi itu memengaruhi secara mental buat pemain persib sendiri," ujar pria yang akrab dipanggil Djanur tersebut.

Djanur berspekulasi mungkin klub yang lainnya merasakan kekhawatiran yang serupa, namun setidaknya, Persib masih memiliki tujuan lain yakni menyelesaikan beberapa laga sisa penyisihan grup H.

"Untuk Persib mungkin masih ada tujuan lain, masih ada AFC Cup," ujar Djanur. (Cr4)


12.14 | 0 komentar | Read More

Tawa Warnai Latihan Gim Voli Kaki Persib Bandung

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA

LATIHAN VOLI KAKI : Pemain Persib Bandung Illja Spasojevic berusaha mengembalikan bola saat mengikuti gim voli kaki di Stadion Persib, Jalan Jendral Ahmad Yani, Bandung, Selasa ( 31/3). Gim ini untuk melatih pengontrolan bola saat bermain sepak bola. 

BANDUNG, TRIBUN - Ternyata untuk meningkatkan kemampuan para penggawa Persib Bandung dalam pengendalian bola di udara bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, yakni dengan melakukan gim voli kaki antar para pemain.

Skuat Maung Bandung dibagi menjadi 4 regu yang beranggotakan 4 orang dan peraturan bermainnya cukup mudah, satu regu harus bisa memasukan bola ke dalam area regu lawan tanpa menggunakan tangan, sebagaimana halnya sepak takraw.

Tampak tidak ada ketegangan dari mimik muka para pemain, bahkan pemain anyar Persib, Illija Spasojevic pun bisa cair dengan pemain lainnya dengan sesekali memberikan candaan kepada regu Firman Utina.

Meski melawan kawan dan dipenuhi tawa, tiap regu gim voli kaki ini tetap serius dalam melakukan latihan dan segigih mungkin mencegah lawan menorehkan skor.(Cr4)


12.14 | 0 komentar | Read More

Pemilik Warung Tradisional Antusias Belajar Sapa Konsumen

BANDUNG, TRIBUN-- Puluhan pemilik warung tradisional mengikuti pelatihan manajemn ritel moderen yang digelar PT Sumber Afaria Trijaya tbk (SAT) pengelola minimarket dan Alfamidi di rumah Albi Kosar Cijambe Kota Bandung, Selasa (31/3).

Para pemilik warung antusias mendengarkan pengarahan dari Widi Abdulrhman. Para pemilik warung mendapat pengetahuan mulai dari cara menyusun barang sampai cara berpakaian dan menyapa konsumen. (Tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger