Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Kamu Mesti Bangga! Kapten Tim Akademi Real Madrid U-15 Asal Indonesia

Written By Unknown on Selasa, 03 Maret 2015 | 12.14

Dalam beberapa tahun terakhir, pecinta sepakbola Indonesia hanya mendengar nama Tristan Alif Naufal ataupun Yussa Nugraha sebagai pesepakbola muda Indonesia sedang mencoba peruntungan mereka di kancah sepakbola Eropa, khususnya Belanda.

Ternyata, masih ada satu nama anak Indonesia lagi sedang meniti karier di 'Benua Biru'. Dikutip dari Goal.com, kapten Tim Akademi Real Madrid U-15 merupakan anak Indonesia bernama Muhammad Daffa Imran.

Proses cukup panjang harus dilalui pemain kelahiran 18 Agustus 1999, itu sebelum mendapatkan kepercayaan menyandang ban kapten tersebut. Daffa mulai mengenal sepakbola sejak berusia 10 tahun.

Kemampuannya mengolah bola bermula di MS Futsal, terus kemudian berlatih di SSB MBSS dengan M Nur Inyong sebagai pelatihnya.
Saat ISA (Imran Soccer Academy) berdiri pada 1 Januari 2012, Daffa pun semakin terasah keterampilan mengolah bolanya di Akademi tersebut.
Putra ketiga dari pasangan Zuchli Imran Putra dan Nurhaidah ini sempat memperkuat Timnas Indonesia U-13 pada ajang Yamaha Cup 2011 di Thailand.

Ketika itu, Daffa berhasil membawa timnya menjadi runner-up. Kemudian, ia juga ikut mengangkat prestasi ISA di ajang Kanga Cup Australia dengan menjadi peringkat kedua turnamen itu.

Ia juga ikut memperkuat tim asal Indonesia untuk ajang final dunia Danone Cup 2011 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Daffa sempat terpilih dalam ajang pencarian bakat Club de meteeoor Amsterdam Belanda pada 2013.

Hingga akhirnya, tahun lalu, 2014 setelah membela ISA pada sebuah turnamen di Spanyol, Daffa ikut seleksi di Real Madrid. Bakatnya pun mampu memikat para pelatih dari akademi klub sudah menjuarai 10 kali Liga Champions Eropa itu.


12.14 | 0 komentar | Read More

3 Saksi Ahli Dihadirkan Pada Sidang Dugaan Korupsi Bupati Karawang

BANDUNG, TRIBUN - Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Bupati Karawang non aktif Ade Swara dan istrinya Nurlatifah kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (3/3). Kali ini sidang beragendakan permintaan keterangan dari saksi ahli.

Ada tiga saksi ahli hukum pidana yang dihadirkan pada persidangan kali ini yakni Prof Dr Koerniatmanto Soetoprawiro, Dr Chairul Huda, dan Djisman Samosir SH. Ketiga saksi ahli ini dimintai keterangan satu persatu secara terpisah.

Pada sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Djoko Indiarto SH ini, kedua terdakwa yakni Ade Swara dan Nur Latifah duduk berdampingan di disamping tim kuasa hukumnya. Sementara tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) duduk di sebelah kanan majelis hakim. (san)


12.14 | 0 komentar | Read More

Menteri Yuddy: Pegawai KPK Tak Boleh Membangkang!

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID  - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyayangkan sikap para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak sejalan dengan kebijakan pimpinannya. Menurut Yuddy, para pegawai KPK seharusnya menjalankan keputusan pimpinannya.

"Seharusnya tidak boleh tolak menolak. Harus ikuti prosedur institusi. Mereka tidak boleh membangkang!" ujar Yuddy di kompleks STIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015).

Hal itu disampaikan Yuddy menyikapi aksi ratusan pegawai KPK yang melakukan protes terhadap keputusan pimpinan yang melimpahkan kasus Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. Aksi tersebut dilakukan di halaman gedung KPK pagi tadi.

Yuddy menegaskan bahwa sebagai pegawai, mereka harus mengerti prosedur hukum bahwa tidak mungkin KPK terus mengusut perkara Budi Gunawan.

Yuddy memastikan bahwa pegawai KPK yang dianggap membangkang bakal dikenakan sanksi. Soal apa sanksi yang akan diberikan, Yuddy belum dapat menjelaskan lebih jauh.

"(Sanksi) itu peringatan dan ancaman, agar bekerja dengan baik saja," ujar Yuddy.

Dalam aksi, para pegawai KPK mengkritik sikap pimpinan KPK yang melimpahkan kasus Budi Gunawan kepada Kejaksaan. Mereka menyebut adanya barter, KPK mati suri, adanya pihak yang penakut, dan kritik lainnya.


12.14 | 0 komentar | Read More

Pelatih PBR: Kalau Gaji Oke, Kami Ikut Bali Island Cup

SUPER BALL / FERI SETIAWAN

Pelatih tim sepakbola Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic saat latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (13/8/2014). Pelita Bandung Raya akan bertanding melawan tim Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Kamis (14/8/2014). 

BANDUNG, TRIBUN - Pelatih PBR (Pelita Bandung Raya), Dejan Antonic, belum memastikan keikutsertaan timnya di di Bali Island Cup, 13-17 Maret nanti.

"Saya belum tahu, kami bisa ikut atau tidak," ujarnya saat dihubungi Tribun melalui pesan singkat, Selasa (3/3). Ia mengaku, keputusan mengikuti ajang itu sangat berkaitan komitmen pihak manajemen untuk melunasi gaji para pemain dan pelatih.

Pelunasan gaji menentukan motivasi dan gairah pelatih dan pemain untuk mengikuti turnamen itu. "Kami semua tunggu gaji dulu. Kalau gaji oke, kami ikut," kata pelatih asal Serbia itu.

Ajang Bali Island Cup 2015 digelar di Stadion Dipta diikuti empat tim. Bali United Pusam berstatus tuan rumah dan mengundang tiga tim lain. Selain PBR, tuan rumah juga mengundang Arema Cronus dan Persija Jakarta.

Beberapa hari lalu, pemilik Bali United Pusam, Yabes Tanuri, mengakui pihak PBR mengkonfirmasi keikutsertaan di turnamen itu. "PBR pun kami undang. Komunikasi lisan, mereka ingin tampil di Bali," kata Yabes.

Bahkan, pihak penyelenggara tuntas menyusun jadwal pertandingan untuk turnamen mini itu. (tom)


12.14 | 0 komentar | Read More

Mengantuk, Dua Pengendara Sepeda Motor Tabrak Tembok

PURWAKARTA,TRIBUN - Dua orang belum dikenal diduga terluka parah dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Purwakarta-Padalarang, tepatnya di Kampung Lebak Wangi, Kecamatan Darangdan, Selasa (3/2).

Dua korban tersebut melaju dari arah Purwakarta menuju Bandung. Namun, saksi mata mengatakan keduanya yang menggunakan motor dengan plat nomor T 5997 AT itu, mengantuk.

"Jalan lagi kosong kok tapi itu motor tiba-tiba menyebrang dan menabrak tembok di sebelah kanan jalan," ujar Darmaji (40), saksi mata di sekitar lokasi kejadian.

Ia menambahkan diduga kedua korban kehilangan kesadaran saat mengendarai motor. "Kayanya keduanya ngantuk soalnya tiba-tiba nabrak gitu aja," ujarnya.

Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan mobil ambulans Puskesmad Darangdan. Kedua korban menggunakan motor Jupiter Z. (men)


12.14 | 0 komentar | Read More

Kemendagri Siapkan Opsi Lain Jika Kisruh Jakarta Tak Berujung

BANDUNG, TRIBUN- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo turut berkomentar tentang kisruh antara Gubernur DKI Jakarta dengan DPRD Jakarta. Menurutnya, Kemendagri tidak akan turut campur dalam urusan hukum maupun politik diantara keduanya.

"Ya kan ini nunggu dulu. Urusan administrasi memang haknya Kemendagri, tapi kami juga gak mau terlibat dalam proses hukum dan politik itu haknya Pak Ahok dan haknya DPRD," katanya saat ditemui di acara HUT Satpol PP di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Selasa (3/3).

Tjahjo mengatakan agar kedua pihak bermusyawarah untuk menyelesaikan kisruh tentang anggaran daerah yang terjadi. Apabila tidak menemukan titik temu, pihaknya telah menyiapkan opsi terakhir.

"Kalau memang tidak bisa dimusyawarahkan ya nanti akan ada opsi terakhir dari Depdagri," ucapnya.

Tjahjo menghimbau agar kisruh antara lembaga eksekutif dan legislatif DKI Jakarta tersebut tidak merembet pada urusan pemerintahan lain. Ia tidak ingin kisruh tersebut membuat anggaran daerah menjadi terbengkalai.

"Silakan proses hukum dan proses angket berjalan, nanti kan akan terkuak siapa yang bohong, siapa yang benar, siapa yang memang menyelundupkan anggaran. Ada atau tidak biarlah angket dan KPK juga akan memproses," ujarnya.

Sebelumnya Ahok geram dengan indikasi adanya dana siluman di DPRD. Kisruh antara eksekutif dan legislatif semakin memanas dengan usulan pengajuan hak angket dari DPRD. (isa)


12.14 | 0 komentar | Read More

Dukungan untuk Ahok Kembali Ramaikan Bundaran HI

Written By Unknown on Minggu, 01 Maret 2015 | 12.14

TRIBUNJABAR.CO.ID - Lebih dari seratus orang menggelar aksi mendukung Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari langkah hak angket DPRD Jakarta, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Minggu (01/03).

Mereka membuat petisi ‪#‎Gueahok‬ dan ‪#‎SaveAhok‬ dan meminta Ahok tidak takut menghadapi hak angket yang digulirkan DPRD DKI Jakarta tersebut.

Aksi ini digelar dalam acara Car Free Day di sekitar Tugu Selamat Datang, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, seperti dilansir BBC Indonesia.

"Saya mendukung petisi ini agar Ahok terus membongkar ketidakbenaran atau manipulasi keuangan negara," kata Vina, seorang ibu yang ikut menandatangi petisi.

"Kita wajib dukung Ahok! Masak kita membiarkan uang sebanyak itu dibiarkan dirampok oleh segelintir orang," kata Setiawan, yang datang bersama istrinya dalam aksi itu.

Sebagian peserta mengenakan topeng berupa wajah Ahok, dan mereka membagikan selembar kertas untuk ajakan mendukung petisi mendukung Ahok.

"Kita ingin menjelaskan bahwa Ahok tidak sendiri. Dia tidak berpartai, dan sebagai warga kita mendorong Ahok untuk terus membereskan dugaan korupsi di APBD Jakarta," kata Aditya Yogi Prabowo, koordinator aksi #GueAhok, Minggu (01/03) pagi.


12.14 | 0 komentar | Read More

Wow, Setiap Hari Satlantas Polrestabes Bandung Keluarkan 500 Surat Tilang

TRIBUN JABAR/TAUFIK ISMAIL

Brigadir Dewi Sri Mulyani dan J11P Band menghibur masyarakat yang ada di Car Free Day (CFD), Dago, Kota Bandung pagi ini, Minggu (1/3/2015). 

BANDUNG, TRIBUN - Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Amar menuturkan, Kota Bandung merupakan kota wisata dan pendidikan. Mobilitas warga di Bandung cukup tinggi sehingga arus lalu lintas cukup padat.

"Apalagi ketika akhir pekan. Lalu lintas lebih padat. Dengan adanya imbauan dan sosialisasi ini, kami harap masyarakat peduli terhadap keselamatan dirinya dan orang lain," ucap Asep di Car Free Day  (CFD) Dago, beberapa saat lalu, Minggu (1/3).

Asep mengakui, jika pelanggaran lalu lintas di Bandung angkanya cukup tinggi. Saban hari, sekitar 500 surat tilang dikeluarkan oleh polisi untuk para pelanggar.

"Ada yang tidak pakai helm, melanggar marka jalan, melawan arus, melanggar lampu lintas. Ini kan membahayakan orang lain juga," tutur Asep.

Karenanya, polisi terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa berlaku tertib di jalan raya. (tis)


12.14 | 0 komentar | Read More

Koin untuk Tony Abbott Sudah Terkumpul Tiga Karung

JAKARTA, TRIBUN - Relawan yang tergabung dalam Koalisi Pro-Indonesia kembali melakukan aksi protes terhadap Perdana Menteri Australia Tony Abbott, di Bundaran Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2015).

Dalam aksi penggalangan dana #Koin Untuk Abbott, yang telah dilakukan selama lebih kurang sepekan tersebut, telah terkumpul koin rupiah hingga tiga karung.

"Sampai saat ini kita sudah terkumpul tiga karung berisi koin. Kalau tidak salah, akan dikirim dua karung lagi dari Aceh," ujar Koordinator Koalisi Pro Indonesia Rahmat Himran, saat ditemui di Kawasan Bundaran HI, Minggu (1/3).

Para relawan rencananya akan menyerahkan koin-koin bagi Abbott tersebut ke Kedutaan Australia yang berada di Jakarta. Sementara, untuk waktu penyerahan, Rahmat mengatakan, akan dilakukan satu hari sebelum dilaksanankannya eksekusi mati bagi para terpidana kasus narkotika.

Pengumpulan koin bagi Abbott tidak hanya dilakukan di Jakarta. Rahmat mengatakan, aksi serupa juga dilakukan para relawan di Aceh, Padang, Sumatra Barat, dan di Kalimantan.

Aksi pengumpulan koin tersebut merupakan bentuk protes masyarakat terhadap pernyataan Tony Abbott yang mengaitkan bantuan bencana tsunami dengan permintaan pembatalaan eksekusi mati bagi terpidana mati asal Australia, Andrew Chan, dan Myuran Sukumaran.

Pemerintah Australia masih meminta agar eksekusi mati terhadap Andrew dan Myuran dibatalkan. Terakhir, Abbott mengatakan telah menelepon Presiden Joko Widodo. Menurut Abbott, Presiden Jokowi "tengah mempertimbangkan nasib keduanya".

Adapun Presiden Jokowi mengakui melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Abbott terkait rencana eksekusi mati dua warga negara Australia. Meski demikian, Jokowi membantah jika dia disebut melunak di hadapan Abbott. (KOMPAS.com)


12.14 | 0 komentar | Read More

BREAKING NEWS FOTO: Ribuan Warga Tunggu Aksi Barongsai

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA

TUMPLEK : Ribuan warga tumplek di halaman parkir Toserba Borma Perumahan Permata, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (1/3). 

BERITA FOTO : Ribuan warga tumplek di halaman parkir Toserba Borma Perumahan Permata, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (1/3). Mereka menantikan pertunjukan Barongsai yang semestinya di gelar pukul 10.00, namun mengalami keterlambatan. (DENI DENASWARA)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger