Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Perempuan-perempuan ini menyuarakan anti korupsi di Alun-alun Bandung

Written By Unknown on Minggu, 15 Februari 2015 | 12.14

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah aktivis perempuan menggelar aksi damai di Alun-alun Kota Bandung, Minggu (15/2/2015). Para perempuan ini dengan lantang menyuarakan anti korupsi.

Mereka membawa spanduk berisikan kata-kata yang mengecam praktek korupsi di Indonesia. Aksi damai dari kumpulan perempuan dan komunitas Bandung Independent Livig Center (Bilic) ini pun mendapat perhatian dari pengunjung lainnya.

"Indonesia bebas korupsi, Bandung bebas korupsi," teriak ibu-ibu yang mengikuti aksi damai tersebut.

Tokoh perempuan dari Program Monitoring and Evaluatiin Manager Indonesia Corruption Watch (ICW) Sely Martini mengatakan, aksi ini merupakan salah satu bentuk ajakan kepada warga terlebih warga Kota Bandung untuk sama-sama mendukung pemberantasan praktek korupsi di Indonesia.

"Kami menunjukan keprihatinan kita terhadap korupsi di Indonesia yang sudab menjamah keluarga kita, saatnya kita turun tangan untuk menyuarakan korupsi yang harus diberantas," ujar Sely disela-sela aksi. (dra)


12.14 | 0 komentar | Read More

Begini Penjelasan Dokter Jaga RSUD Cianjur Perihal Keracunan Massal

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku M Guci Syaifudin

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebanyak warga 24 anak-anak dan 76 warga dewasa dirawat di ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur sejak Sabtu (14/2/2015) sampai Minggu (15/2/2015). Adapun empat warga dewasa dirawat di Rumah Sakit Cimacan.

Dokter jaga ruang IGD RSUD Cianjur, Habyby Kusuma, mengatakan, hanya seorang pasien yang mengalami gejala mengalami keracunan cukup parah. Menurutnya, seorang korban yang belakangan diketahui bernama Cindy (7) itu juga mengalami syok.

"Sementara yang lain gejala dugaan mengalami keracunannya tidak begitu parah. Mungkin karena panik sehingga banyak yang datang ke rumah sakit," kata Habyby ketika ditemui di RSUD Cianjur, Minggu (15/2/2015).

Ratusan warga RT 2/1 Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Minggu (15/2/2015). Warga diduga mengalami keracunan makanan hajatan.

Informasi yang dihimpun Tribun, musibah keracunan makanan diduga dari nasi kotak yang berisi nasi kuning, daging ayam, telor dadar, mentimun, kerupuk, kacang kedelai, dan rujak. Adapun acara hajatan yang digelar warga RT 7/1 perumahan Duta Polis Regiden Blok, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang sekitar pukul 16.00.

Sekitar pukul 19.00, warga satu per satu mendatangi ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur dengan gejala mual, pusing, dan muntah. Hingga pukul 03.00, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan sekitar 104 orang. Empat di antaranya dirawat di Rumah Sakit Cimacan. (cis)

Adanya peristiwa keracunan masal ini, apa tindakan pemerintah setempat bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Senin (16/2/2015). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.


12.14 | 0 komentar | Read More

Woww! Di Hari Valentine Ratusan Pasangan Mesum Terjaring Razia

SURABAYA, TRIBUNJABAR.CO.ID — Ratusan pasangan mesum, atau bukan suami-istri, terjaring razia dari sejumlah hotel, Sabtu (14/2/2015) sore, atau pada saat perayaan Hari Valentine. Pasangan yang terjaring tidak hanya dari kalangan remaja. Sebagian dari mereka sudah dewasa.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ratusan pasangan mesum itu diangkut dari hotel menuju markas Satpol PP Surabaya menggunakan truk untuk didata dan diberi pembinaan.

Razia dilakukan petugas gabungan Satpol PP, Linmas, TNI, dan Polri sejak pukul 14.00 WIB, dan sampai saat ini masih berlangsung.

Kedatangan ratusan pasangan yang terjaring razia itu membuat sibuk petugas Satpol PP Surabaya yang mendata. Ruang yang disediakan hampir tidak bisa untuk menampung mereka.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, razia yang digelarnya memang khusus menyambut Hari Valentine.

"Hari Valentine identik dengan remaja yang memadu kasih, tetapi melakukan tindak asusila. Ini yang ingin kita larang," katanya.

Selain merazia pasangan mesum, petugas gabungan juga merazia minimarket yang menjual paket khusus berupa cokelat dan kondom. (Kontributor Surabaya, Achmad Faizal)

 Post by Tribun Jabar Online.


12.14 | 0 komentar | Read More

Selain Mengambil Muntahan, Dinkes Cianjur Juga Ambil. . .

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku M Guci Syaifudin

CIANJUR, TRIBUNJABAR.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur belum bisa memastikan penyebab dugaan keracunan yang dialami ratusan warga Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

Namun Dinkes Kabupaten Cianjur telah mengambil sampel makanan untuk mengetahui kandungan bakteri dalam makananyang dibagikan kepada ratusan warga.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinkes Kabupaten Cianjur, Agus Haris, mengatakan, sampel makanan telah dibawa ke laboratorium di Bandung untuk diperiksa. Adapun hasilnya baru akan diketahui seminggu kemudian.

"Selain makanan kami juga mengambil sampel muntahan dan tinja warga yang diduga keracunan makanan yang sempat dirawat di RSUD Cianjur," ujar Agus ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (15/2/2015).

Selain mengambil sampel makanan, lanjut Agus, tempat pembuatan makanan nasi kotak untuk hajatan juga akan diperiksa. Sebab tak menutup kemungkinan tempat memasak atau cara memasak nasi kotak berisi nasi kuning itu kurang bersih dan layak.

"Staf kami juga akan memeriksa tempat pembuatan. Makanya nanti rumah yang menggelar hajatan akan kami datangi," ujar Agus.

Ratusan warga RT 2/1 Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Minggu (15/2/2015). Warga diduga mengalami keracunan makanan hajatan.

Informasi yang dihimpun Tribun, musibah keracunan makanan diduga dari nasi kotak yang berisi nasi kuning, daging ayam, telor dadar, mentimun, kerupuk, kacang kedelai, dan rujak. Adapun acara hajatan yang digelar warga RT 7/1 perumahan Duta Polis Regiden Blok, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang sekitar pukul 16.00.

Sekitar pukul 19.00, warga satu per satu mendatangi ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cianjur dengan gejala mual, pusing, dan muntah. Hingga pukul 03.00, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan sekitar 104 orang. Empat di antaranya dirawat di Rumah Sakit Cimacan. (cis)

//
12.14 | 0 komentar | Read More

Ssst. . . Maret Nanti, Cap Go Meh 2015 di Bogor Dihadiri 10 Ribu Orang

BOGOR, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Sedikitnya 10.000 orang akan memeriahkan acara Cap Go Meh (CGM) 2015 di Bogor. Perhelatan akbar itu akan digelar Maret 2015 mendatang.

Ketua Panitia CGM 2015, Arifin Himawan mengatakan, persiapan secara keseluruhan dipastikan sudah mencapai 90 persen. "Minggu kedua Februari sudah sesuai dengan rencana," ujarnya, Sabtu (14/2/2015).

Saat ini panitia tinggal menunggu kepastian apakah ada tambahan sanggar atau tim yang akan bergabung dalam tim kesenian lokal. "Karena itu, panitia masih memberikan kesempatan satu Minggu bagi yang ingin terlibat dalam pesta budaya untuk mengisi acara. Terutama tim kesenian dan budaya," ujarnya seperti dikutip warta kota.

Hingga akhir pekan lalu, sudah ada 41 komunitas atau sanggar yang masuk dalam tim kesenian dan budaya. Dari 41 komunitas atau sanggar itu, 25 di antaranya terlibat dalam iring-iringan liong dan barongsai, sedangkan sisanya mengisi acara di beberapa titik panggung yang disediakan.

"Kita akan menyiapkan panggung, agar penonton yang menunggu di sepanjang jalan tidak bosan. Kita siapkan sepuluh panggung di sepanjang jalan yang dilintasi iring-iringan Cap Go Meh," katanya.

Sementara itu seksi acara CGM 2015, Jimmy Charter menambahkan, selain tim dan sanggar kesenian, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor juga akan ikut terlibat. Selain itu, puluhan mobil hias dan juga 23 tim tandu akan turut meramaikan acara.

"Jika ditotal, semua yang terlibat bisa mencapai 10 ribu orang," katanya.


12.14 | 0 komentar | Read More

Tayangan Siaran Langsung LSI 2015 di Beberapa Televisi dan Radio Ini

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Dua televisi nasional, Global TV dan NET TV, akan menyiarkan secara langsung pertandingan kompetisi sepak bola Indonesia Super League (ISL) 2015. Kepastian dua televisi menyiarkan ISL disampaikan CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono dan Presiden Direktur BVSport, Hari Widodo, di sela peluncuran ISL di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/2/2015).

"Kami telah menjalin kerja sama dengan Global TV dan NET TV. Kami juga melakukan kerja sama dengan beberapa saluran berbayar Big TV dan Matrix Garuda," kata Hari Widodo.

Selain melakukan kerja sama dengan saluran televisi berbayar dan tidak (free to air), BVSport selaku pemegang hak siar kompetisi tertinggi di Tanah Air itu juga melakukan kerja sama dengan sejumlah radio seperti RRI serta CBL 91,7 FM Bandung.

"Saat ini kami masih melakukan pembicaraan dengan satu hingga dua televisi free to air. Masih tahap finalisasi," katanya seperti dikutip kompas.com.

Selaku pemegang hak siar, BVsport juga terus berupaya untuk mencari sponsor utama ISL 2015. Terkait dengan sponsor, BVSport mengaku masih melakukan penjajakan dengan beberapa pihak.

isl

"Calon sponsor sudah ada. Namun, kerja sama masih tahap finalisasi. Insya Allah pekan depan sudah selesai," katanya.

Sesuai dengan rencana, ISL 2015 akan digulirkan mulai 20 Februari. Pertandingan pertama kompetisi tertinggi di Tanah Air itu akan mempertemukan sang juara bertahan Persib Bandung melawan runner up musim lalu, yaitu Persipura Jayapura.

Meski kick-off sudah ditentukan, ISL 2015 kemungkinan belum bisa digulirkan sesuai dengan jadwal karena Tim Sembilan bentukan pemerintah merekomendasikan kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk tidak mengeluarkan izin. Ada beberapa hal yang harus diselesaikan selain tunggakan gaji pemain dan ofisial, di antaranya adalah masalah kontrak pemain dan hingga masalah pajak, baik klub maupun pemain. (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Asisten Pelatih Persib Asep Sumantri Senang Bisa Ikut Kursus Lisensi C AFC

Written By Unknown on Sabtu, 14 Februari 2015 | 12.14

Asisten Pelatih Persib Asep Sumantri Senang Bisa Ikut Kursus Lisensi C AFC

Deni Denaswara

Asisten pelatih Persib Bandung Asep Sumantri (kanan) berebut bola dengan pemain Pusdik Armed saat pertandingan persbatan di lapangan Djarot Soepadmo, Pusdik Armed, Cimahi, Selasa (9/10). Pertandingan dimenangkan tim Official Persib dengan skor (6-4).

BANDUNG, TRIBUN - Asisten pelatih Persib, Asep Sumantri, senang ikut ambil bagian di kursus kepelatihan lisensi C AFC.

Eks anggota skuat Persib 1994/1995 itu mendapat surat panggilan resmi dari PSSI pada 10 Februari lalu. Asep bersama 23 pelatih dan asisten pelatih dijadwalkan mengikuti kursus C AFC itu selama 16-28 Februari ini.

Kursus selama dua pekan itu digelar di National Youth Training Center, Sawangan Depok. Beberapa pelatih yang ikut kursus C AFC itu antara lain Lukas Tumbuan, mantan penggawa Persib yang kini membesut Persibat Batang. (tom)


12.14 | 0 komentar | Read More

Kapan Sih Anak Bisa Berpacaran?

JAKARTA, TRIBUNJABAR,CO.ID - Para orangtua mungkin khawatir ketika anak-anak mereka mulai menyukai lawan jenis hingga akhirnya berpacaran. Terlebih jika berpacaran sudah dilakukan ketika anak masih duduk di sekolah dasar (SD).

Psikolog anak Efni Indriani mengatakan, anak-anak mulai bisa merasakan suka maupun jatuh cinta pada masa pubertas. Masa pubertas biasanya terjadi pada usia di atas 12 tahun.

"Pada masa pubertas, jika anak-anak mulai tertarik sesama lawan jenisnya, itu sangat normal," kata Efni saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/2/2015).

Pada usia itu, anak boleh saja berpacaran. Namun, orangtua harus mendampingi. Ajak anak bicara dari hati ke hati untuk mengenal konsep pacaran yang sehat. Menurut Efni, anak-anak pun tidak bisa dilarang. Jika dilarang, mereka justru akan berpacaran secara sembunyi-sembunyi.

"Jangan dilarang, tapi didampingi. Ibu maupun ayahnya memberi pengarahan yang benar," terang Efni.

Arahan dari orangtua penting agar pacaran tidak mengganggu prestasi belajar anak. Orangtua bisa memberi pengertian bahwa pacaran yang baik yaitu bisa saling memberi motivasi. Orangtua juga dapat memberi tahu anak bagaimana berlaku hormat, sopan dan santun terhadap lawan jenisnya.

Jika anak masih duduk di sekolah dasar, berilah pengertian apakah dengan umur yang masih di bawah 12 tahun dapat berpacaran, kegiatan yang perlu saling menghormati dan bertanggung jawab.

"Kalau anak-anak diberi pengertian, dia juga bakal berpikir bahwa pacaran itu ribet buat mereka. Ketika dia punya rasa suka, ya cukup jadi pengagum saja bagi lawan jenisnya. Tidak perlu berpacaran," terang Efni. (kompas.com)


12.14 | 0 komentar | Read More

15 Unit Sepeda Motor yang Hanyut di Sungai Cimanuk Dievakuasi

INDRAMAYU, TRIBUN - Kapolsek Tukdana, Indramayu, AKP Alka mengatakan, 15 unit sepeda motor yang hilang saat perahu terbalik di Sungai Cimanuk Blok Pulo Cangak, Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu sudah berhasil dievakuasi. Ke-15 sepeda motor itu diamankan di Mapolsek Tukdana.

"Sudah 15 unit sepeda motor dievakuasi. Artinya semua sudah ketemu dan dievakuasi. Sekarang sepeda motor itu ada di Mapolsek," kata AKP Alka melalui sambungan telepon, Sabtu (14/2/2015) pagi.

AKP Alka mempersilakan warga mengambil sepeda motor tersebut. "Tinggal memperlihatkan surat-surat saja. Bisa STNK atau BPKB," ujarnya.

Ke-15 unit sepeda motor itu, kata dia, ditemukan di Sungai Cimanuk tak jauh dari titik perahu terbalik, kemarin petang. Begitu petugas dan warga melihat ada benda mirip sepeda motor muncul ke permukaan air, SAR dan polisi langsung melakukan evakuasi.

Diberitakan sebelumnya, perahu penyebrangan terbalik di Sungai Cimanuk Blok Pulo Cangak, Desa/Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/2/2015) sekitar pukul 07.30. Ketika itu, perahu berisi sekitar 25 orang (data ini belum pasti) dan 15 unit sepeda motor tiba-tiba hilang keseimbangan dan terbalik.

Penumpang perahu langsung menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepian sungai. Sejauh ini belum ada laporan korban hanyut dalam insiden tersebut. (roh)


12.14 | 0 komentar | Read More

Bertubuh Mini, Hannah Tetap Bermimpi Ingin Punya Pacar

TRIBUNJABAR.CO.ID - Seperti kebanyakan remaja lainnya, Hannah Kritzeck menyukai bernyanyi dan menari balet untuk hip-hop. Tapi ada satu hal yang membuat dia berbeda dan terpisah dari teman-temannya, tinggi Hannah hanya 39 inci atau 97,5 cm atau kurang dari satu meter. Padahal umurnya sudah 19 tahun. Di Hari Valentine ini, Hannah menceritakan semua hal yang dia inginkan seperti halnya teman-temannya, termasuk soal pria impiannya.

Hannah terlahir dengan kondisi langka, yaitu mengalami penyakit dwarfisme primordial, yang hanya terjadi satu di antara 100 orang di dunia. Penyakit ini menyebabkan bertubuh pendek dan masalah kesehatan, termasuk ancaman aneurisma otak dan rentang hidup singkat.

Saat ini, Hannah sedang mempersiapkan untuk lulus sekolah tinggi, memilih karier, bermimpi tentang pacar, dan bersiap untuk prom night. Remaja yang ceria ini juga menghabiskan nya waktu luang mengambil kelas hip-hop dan balet dan memiliki pelatih suaranya sendiri.

"Semua orang berpikir aku berusia lima tahun ketika mereka melihat aku dan itu membuat frustrasi karena aku bukan bayi. Hanya karena aku lebih kecil, bukan berarti aku berbeda. Melihat ke masa depan, saya ingin menikah dan memiliki keluarga sendiri."

Hannah diadopsi oleh Jackie dan Larry Kritzeck saat lahir dan dibesarkan di Minnesota, Amerika Serikat.  "Saya tahu bahwa saya berbeda dari saudara-saudara saya, Mark dan Matt, dan adik saya, Kelly, yang rata-rata tinggi. Tapi ayah dan ibu membuat saya yakin memiliki masa kecil yang normal sekalipun," katanya.

Kondisi Hannah ini memerlukan pemantauan medis secara berkala, termasuk scan MRI untuk memeriksa kemungkinan aneurisma otak. Dan karena gigi dan mulutnya sangat kecil, dia pun harus implan gigi.

Seperti banyak gadis remaja lainnya, Hannah sedang mencari cinta. "Banyak teman-teman saya memiliki pacar. Saya ingin punya pacar, dan saya percaya pada cinta - tapi saya belum punya. Pria ideal saya itu seseorang dengan mata biru, rambut cokelat, dan mohawk - dan seseorang yang akan melindungi saya. Melihat ke masa depan, saya ingin menikah dan memiliki keluarga sendiri. Saya ingin memiliki dua anak, seorang anak laki-laki dan perempuan," begitu kata Hannah. Semoga terwujud semua impian Hannah. (mac/tribunjabar)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger