Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pelatih Persija Benny Dolo : Secara Hasil Tidak Puas

Written By Unknown on Senin, 11 Agustus 2014 | 12.14

JAKARTA,TRIBUN -Kubu Persija Jakarta  mengklaim timnya bermain lebih baik dibandingkan Persib Bandung, dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (10/8/2014). Laga klasik itu berakhir imbang, 0-0. (baca : Hadir di GBK, Bang Yos Saksikan Persija Ditahan Persib )

"Ball position dan peluang yang kami ciptakan lebih banyak. Edi Foday Boakay nyaris mencetak gol," ujar Asisten Pelatih Persija, Hendri Susilo usai laga.

Peluang emas Persija tercipta melalui Edi Foday. Persib juga menciptakan peluang emas di menit akhir melalui sontekkan M Ridwan.

"Kami nyaris menang melalui peluang Edi Foday. Tapi kami juga nyaris kalah dengan peluang M Ridwan yang berhasil digagalkan kiper kami," ujarnya.

Meski mengklaim bermain lebih baik, hasil akhir skor kacamata ini membuat pihaknya kurang puas.

"Secara hasil tidak puas. Tapi setelah ini kami akan fokus ke laga selanjutnya dan meraih poin lebih baik karena persaingan di klasemen semakin ketat," ujarnya.(men)


12.14 | 0 komentar | Read More

Imam Masjid Nurul Yaqin Ditikam Makmum saat Pimpin Salat Subuh

PAREPARE, TRIBUN - Musazzir, imam Masjid Nurul Yaqin, di desa Babana, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ditusuk oleh tetangganya, Minggu (10/8/2014). Saat itu, dia sedang memimpin salat Subuh.

Musazzir mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kanan. Dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, karena tidak sadarkan diri.

"Ayah saya ditikam oleh tetangga sendiri, kakek bernama Rahman usia 75 tahun," kata Mariyana, anak Musazzir, di RSUD Andi Makkasau.

Menurut dia, Rahman juga berada di dalam jemaah salat subuh. Saat membaca surat Al Fatihah pada rakaat pertama, Rahman kemudian maju ke depan dan menusuk Musazzir.

Maryiana mengatakan, Rahman tidak senang jika ayahnya menjadi imam pilihan warga setempat. Rahman juga sempat mencoba membunuh ayahnya dengan menggunakan golok, saat sebelum salat subuh, tiga tahun lalu. Namun, ayahnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.

"Tiga tahun silam, pelaku sempat mengejar ayah saya dengan sebilah golok sebelum salat subuh di pekarangan masjid. Namun, sempat dilerai oleh warga setempat," ungkap Maryiana.

Pelaku, hingga malam ini, belum berhasil ditangkap. Menurut kasat Reskrim Polres Pinrang Ajun Komisaris Karim, pelaku hingga kini masih dalam pengejaran.

"Kita telah mencari hingga Kota Parepare. Sejumlah saksi dan keluarga pelaku telah dimintai keterangan," kata Karim. (TRIBUNNEWS)


12.14 | 0 komentar | Read More

Tak Diberi THR, Karyawan Laporkan PT Tiga Arga ke Gubernur

* Digaji Tak Sesuai UMK

NGAMPRAH, TRIBUN – Para karyawan PT Tiga Arga yang terletak di Jalan Raya Cimareme-Gadobangkong No 185 A, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB),mengadukan perusahaan tempat mereka bekerja kepada Bupati Bandung Barat dan Gubernur Jawa Barat. Para karyawan menyebut PT Tiga Arga banyak melakukan pelanggaran terhadap hak-hak karyawan.

Salah seorang perwakilan karyawan PT Tiga Arga, sebut saja Hendrik (bukan nama sebenarnya) mengatakan selama ini pihak perusahaan bertindak sewenang-wenang terhadap para karyawannya baik karyawan tetap maupun karyawan kontrak. Ia juga menyebut PT Tiga Arga banyak melakukan penyimpangan terhadap aturan-aturan ketenagakerjaan.

"Salah satu penyimpangan yang dilakukan adalah hingga kini kami (para karyawan)masih belum mendapatkan gaji sesuai UMK (upah minimum kabupaten) KBB," kata Hendrik kepada wartawan di Gadobangkong, Minggu (10/8/2014).

Ia menjelaskan, pabrik yang memproduksi cat dengan merek-merek ternama tersebut hanya membayar gaji karyawan tetap sebesar Rp 59 ribu per hari x 24 hari atau sebesar Rp 1.416.000 untuk satu bulan. Sedangkan karyawan kontrak, hanya dibayar Rp 68 ribu per hari x 20 hari atau sebesar Rp 1.360.000 per bulannya.

"Padahal UMK KBB, sudah Rp 1,7 juta lebih per bulannya. Ini sudah jelas pelanggaran aturan," kata dia.

Protes karyawan mengenai gaji yang tidak sesuai UMK KBB ini merupakan yang kedua kalinya mereka lakukan. Sebelumnya pada Februari lalu, ujar dia, para karyawan juga pernah menuntut perusahaan untuk menerapkan UMK KBB karena hingga saat itu pihak perusahaan belum juga menggaji karyawan mereka sesuai UMK yang sudah ditetapkan yakni Rp 1.738.476 per bulan.

Selain tidak digaji sesuai UMK KBB, lanjut karyawan tersebut, pihak perusahaan juga melanggar aturan ketenagakerjaan lain yakni sama sekali tidak memberi tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh karyawan kontrak sebelum lebaran lalu. Padahal sesuai aturan ketenagakerjaan, perusahaan juga wajib memberikan THR kepada seluruh karyawannya tanpa kecuali termasuk karyawan kontrak.

"Padahal karyawan kontrak juga sudah ada yang bekerja selama 5 tahun. Tapi buktinya seluruh karyawan kontrak dengan masa kontrak 6 bulan hingga 5 tahun tidak ada yang dapat THR. Ini sangat menyakitkan," ujar Hendrik geram.

Ia menambahkan, adanya karyawan yang masih berstatus karyawan kontrak padahal ia sudah bekerja selama 5 tahun, juga dipertanyakan oleh para karyawan. Pasalnya, sesuai aturan yang ada, seorang karyawan hanya bisa dkontrak selama 2 tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.

Hal senada juga diungkapkan oleh karyawan lain yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia, tidak diterapkannya upah sesuai UMK ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2013 silam. Namun, para karyawan di perusahaan produsen cat tersebut tidak berani untuk menuntut hak mereka karena khawatir dipecat.

Pasalnya, kata dia, beberapa karyawan langsung dipecat ketika mereka menanyakan realiasi penerapan UMK kepada pihak manajemen. Kondisi itu membuat para karyawan lainnya dilematis karena di satu sisi mereka menginginkan upah minimal sesuai UMK, namun di sisi lain mereka khawatir mengikuti jejak rekannya yang dipecat oleh perusahaan gara-gara menuntut gaji yang sesuai.

"Dulu kami pernah lapor ke Dinsosnakertrans KBB, tapi ternyata tidak ada perubahan apa-apa. Makanya kami sekarang lapor ke gubernur," ujarnya.

Selain tak memperoleh gaji sesuai UMK dan tidak mendapat THR, kata dia, pihak manajemen PT Arga juga tidak memberikan jaminan kesehatan seperti pemberian pelayanan jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan yang sudah menjadi hak para karyawan. Ia pun mengeluhkan penerapan upah lembur yang menurutnya tidak berperikemanusiaan.

"Jam kerja kami lebih dari 8 jam. Tapi kalau pun lembur, kami hanya dibayar seribu rupiah per jam," kata dia sambil geleng-geleng kepala.

Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak perusahaan. Wartawan tidak diperkenkan masuk dengan alasan pihak manajemen seluruhnya tidak masuk karena sedang libur. Upaya meminta nomor ponsel pun tak berhasil karena tak ada seorang pun petugas yang mau memberikan nomor ponsel pimpinan perusahaan tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) KBB, Aos Kaosar mengaku belum mengetahui perihal adanya perusahaan yang menggaji para karyawannya di bawah standar UMK KBB yakni sebesar Rp 1.738.476 per bulan mulai 2014 ini.

"Soalnya sejak UMK ditetapkan hingga saat ini belum ada perusahaan yang meminta penangguhan (penerapan UMK)," kata Aos saat dihubungi melalui ponselnya.

Setelah UMK KBB ditetapkan, pemerintah memang memberikan kesempatan kepada perusahaan-perusahaan yang merasa keberatan atau tidak mampu membayar gaji karyawannya sesuai dengan UMK KBB dengan meminta penangguhan penerapan UMK KBB kepada pemerintah daerah.

"Kalau ternyata ada buruh yang gajinya tidak sesuai UMK, silakan laporkan kepada kami. Pasti kami tindaklanjuti," ujar Aos. (zam)

Selengkapnya, bisa dibaca di koran Harian Pagi Tribun Jabar, Senin (11/8/2014).


12.14 | 0 komentar | Read More

Polisi Masih Selidiki Spanduk ISIS di Sekitar ITB

BANDUNG, TRIBUN - Polisi tengah mendalami pemasangan spanduk dukungan terhadap Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Spanduk tersebut beberapa hari lalu dipasang di Jalan Ganesha, Kecamatan Coblong depan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).

Polrestabes Bandung kemudian menurunkan spanduk tersebut dan mengamankan empat orang. Mereka diperiksa oleh Satuan Intelkam Polrestabes Bandung.

"Sampai hari masih kami mintai keterangan," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi kepada wartawan, Minggu (10/8/2014).

Ia menuturkan, empat orang pemasang spanduk dukungan terhadap ISIS bukan mahasiswa. Keempat orang ini pun tak ada kaitannya dengan ITB.

"Hanya lokasinya saja dekat ITB. Mereka bukan mahasiswa," tutur Mashudi.

Dikatakannya, mereka yang diamankan adalah anggota sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Kota Bandung. Namun belum mau menyebutkan identitas keempat orang tersebut.

"Kelompoknya berinisial G. Empat orang tersebut diserahkan oleh ketua kelompoknya," ujar Kapolrestabes.

Soal motif pemasangan spanduk, Mashudi mengaku belum mendapat laporan terbaru dari penyidik. Tapi hingga akhir pekan lalu, polisi memang masih melakukan pendalaman.(tis)

Selengkapnya, bisa dibaca di koran Harian Pagi Tribun Jabar, Senin (11/8/2014).


12.14 | 0 komentar | Read More

Di Sumedang, BPJS Hanya Bayar sampai Pemulasaraan Jenazah

SUMEDANG, TRIBUN – Paket berobat di rumah sakit umum Sumedang yang ditanggung BPJS hanya sampai pemulasaraan jenazah. Jika pasien sampai meninggal dunia di rumah sakit maka pihak rumah sakit akan memulasar jenazah dan keluarganya tinggal membawa pulang jenazah yang sudah dikafani.

"Pembayaran klaim oleh BPJS itu berdasarkan paket dan paket yang dibayar itu sampai pemulasaraan jenazah," kata Direktur RSUD, Hilman Taufik, Minggu (10/8/2014).

Menurutnya, sampai saat ini hampir 90 persen pasien yang berobat ke RSUD sudah dijamin BPJS. "Hampir sembilan puluh persen biaya berobat pasin di rumah sakit ditanggung BPJS. Rata-rata setiap bulan BPJS membayar klaim Rp 7,2 miliar," kata Hilman.

Disebutkan, biaya membawa jenazah dari rumah sakit ke rumah duka tidak ditanggung BPJS. "Biaya membawa pulang pasien meninggal itu menjadi tanggungjawab keluarganya dan tidak ditanggung rumah sakit," kata Hilman.

Pernyataan itu dilontarkan Hilman menyusul ada keluhan keluarga pasien di media sosial yang menyebutkan sebagai pasien jamkesmas yang kini ditangani BPJS kesulitan mendapatkan mobil pengangkut jenazah di rumah sakit.

"Kami kesulitan untuk mendapat mobil jenazah berbeda dengan keluarga yang mampu langsung ditawari kendaraan pengangkut jenazah itu," katanya.

Hilman menyebutkan khusus di RSUD Sumedang bagi pasien BPJS yang asalnya penerima bantuan iuran (PBI) dari Jamkesmas maka tetap dibebaskan dari biaya pemulangan jenazah itu.

"Sesuai aturan tidak ada biaya dari BPJS tapi kami memiliki diskresi daerah, pemerintah membebaskan biaya pemulangan jenazah dan biaya ditanggung APBD," kata Hilman.

Disebutkan, pihaknya sudah menjelaskan ke pasein terkait pemulangan jenazah itu. "Pihak rumah sakit juga memiliki keterbatasan kendaraan jenazah. Mobil ambulan tidak boleh dipakai membawa jenazah dan begitu juga sebaliknya," kata Hilman.

Saat ini, terang Hilman, ada sebuah bank yang akan memberikan bantuan kendaraan ke rumah sakit dan akan dijadikan kendaraan jenazah. "Ada bantuan kendaraan dari bank dan masih dalam proses. Kendaraan itu akan dijadikan angkutan jenazah," katanya. (std)

Selengkapnya, bisa dibaca di koran Harian Pagi Tribun Jabar, Senin (11/8/2014).


12.14 | 0 komentar | Read More

Cuaca Hujan Terjadi di Bandung, Cimahi, dan Soreang

BANDUNG, TRIBUN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat situs resminya,  http://meteo.bmkg.go.id/prakiraan/propinsi/13.  memprakirakan cuaca hujan ringan terjadi di wilayah tiga kota yang berdekatan, Bandung, Cimahi, dan Soreang, Senin (11/8/2014).

Selain ketiga kota tersebut, cuaca berawan juga terjadi di wilayah Pelabuhan Ratu, Cianjur, Majalangla, Sumedang, dan Tasikmalaya. Prakiraan cuaca ini berlangsung mulai pukul 07.00 hingga Selasa (12/7/2014), pukul 07.00.

Khusus suhu udara Kota Bandung  dalam kondisi berawan kali ini adalah 22 - 32 derajat celsius. Kecepatan angin rata-rata 20 km/jam dari arah Timur.

Kelembapan yang diprakirakan terjadi di Kota Bandung pada hari ini, antara 55 - 94 persen.

Untuk keperluan 'perencanaan' dalam kegiatan operasional, agar kembali menghubungi BMKG (Unit kerja: Pusat Meteorologi Publik - Informasi Meteorologi Publik sebagai antisipasi perubahan/updating dari prakiraan mingguan) ke nomor telepon: 021- 4246321. (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Shkodran Mustafi Bangga Bisa Gabung Valencia

Written By Unknown on Sabtu, 09 Agustus 2014 | 12.14

Setelah resmi bergabung dengan Valencia, bek Jerman Shkodran Mustafi mengungkapkan kebahagiannya. Menurut bek 22 tahun tersebut, bergabung dengan Valencia merupakan kebanggaan tersendi ri.

Mustafi didatangkan Los Ches dengan harga 8 juta Euro dari Sampdoria. Mantan pemain Everton itu akan dikontrak untuk lima tahun mendatang di Valencia.

'Aku datang ke sebuah klub hebat, di mana aku akan berjuang mendapatkan tempat utama dalam tim,' ujar Mustafi, seperti dikutip Football Espana.

'Pengalamanku di tiga negara berbeda akan memberi banyak pelajaran bagiku,' sambungnya.

Pemain yang ikut membawa Jerman meraih Piala Dunia 2014 itu juga menyebut sosok Roberto Ayala sebagai salah satu alasan dirinya bergabung dengan juara Liga BBVA musim 2003-04 tersebut.

'Telefon dari Ayala sangat penting bagiku. Aku berharap bisa melakukan apa yang pernah dia lakukan di sini,' tutupnya. (Damar)


12.14 | 0 komentar | Read More

Happy Salma Setuju Wanita Tak Boleh Jorok

KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA

Happy Salma sehabis menonton Konser Salam 2 Jari: Menuju Kemenangan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu lalu (5/7/2014). 

Sadar bahwa kebersihan juga merupakan bagian dari kecantikan seorang perempuan, artis peran Happy Salma setuju bahwa kaumnya tak boleh jorok.

"Ya, seperti wanita pada umumnya, perempuan jangan jorok deh, harus rajin mandi, kalau bisa wangi," kata Happy sehabis menonton Konser Salam 2 Jari: Menuju Kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu lalu (5/7/2014).

Happy mencontohkan, sesibuk apa pun dirinya, sebisa mungkin tetap memerhatikan kebersihan fisiknya.

"Kalau lagi pusing banget, capek banget dari luar kota, biasanya saya menyempatkan diri ke salon buat treatment, creambath, atau luluran," ujar Happy.

Sementara itu, untuk kebugaran tubuh, Happy memilih berolah raga di kediamannya.

"Kalau di rumah, saya yang santai-santai saja seperti renang atau yoga, karena dua olah raga itu saja yang mungkin saya kerjakan di rumah," kata Happy lagi. (kompas.com)


12.14 | 0 komentar | Read More

Urrutia Yakin Napoli Ketakutan Hadapi Bilbao di Play Off Liga Champions

Presiden Athletic Bilbaco, Jose Urrutia mengatakan jika tak ada tim yang ingin menghadapi Bilbao dalam babak play-off Liga Champions 2014-15. Menurut dia, tim sekelas Napoli saja gentar saat mendapatkan Bilbao dalam undian play-off Liga Champions.

Urrutia mengatakan jika menghadapi Napoli pada babak play-off Liga Champions merupakan laga yang sulit. Namun, dirinya yakin tim besutan Rafael Benitez itu ketakutan menghadapi klub miliknya tersebut.

'Kami akan menghadapi lawan sehebat Napoli, tapi kami ingin lolos dan melanjutkan bermain di kompetisi tersebut,' ujar Urrutia, seperti dikutip Football Italia.

'Tak ada tim yang inginkan kami sebagai lawannya, dan Napoli pun sudah mengkonfirmasi hal tersebut,' kata dia.

Sebelumnya Benitez juga sempat mengeluhkan undian play-off Liga Champions yang mengharuskan tim mereka menghadapi tim asal Spanyol tersebut.

''Dari lima lawan yang mungkin kami hadapi, Bilbao adalah undian paling berat. Mereka tim yang memainkan sepak bola indah dan 50 ribu fans pada laga kandang mereka di San Mames adalah dukungan yang sangat besar,' kata Benitez. (Damar)


12.14 | 0 komentar | Read More

Timnas U21 Akhirnya Tiba di Valencia Setelah Terunda karena Badai

VALENCIA, TRIBUN - Setelah sempat harus menjalani perjalanan panjang selama 19 jam, skuat Timnas U21 akhirnya tiba di Valencia, Kamis (8/8/2014) sore. Penerbangan Timnas U21 memang sempat mengalami penundaan cukup lama saat melakukan transit di Istanbul Turki karena adanya penumpukan penumpang."Semestinya kita sudah berangkat pukul 09.00 pagi, namun kami sehari sebelumnya ada badai yang mengakibatkan banyak penerbangan tertunda maka pesawat kami baru berangkat pukul 11.30 dan tiba di Valencia pada pukul 15.30 siang," ujar pelatih kepala Rudy William Keltjes kepada Tribun Sumsel yang turut mendampingi perjuangan timnas U21 selama mengikuti Cotif Tournament di Spanyol, 11-17 Agustus mendatang.

Timnas U21 sendiri berkekuatan 18 pemain, dimana 11 diantaranya merupakan pemain dari juara bertaha ISL U21 2013, Sriwijaya FC U-21 . Sementara sisanya berasal dari Persib U21, Brisbane Roar U21 dan 3 pemain Timnas U19. Timnas Indonesia U-21 akan menjalani laga perdana melawan Mauritania (11/8/2014).


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger