Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Kecelakaan Hingga H+1 Rugikan Rp 4,7 Miliar

Written By Unknown on Senin, 12 Agustus 2013 | 12.14

Kecelakaan Hingga H+1 Rugikan Rp 4,7 Miliar

Tribun Jabar/Firman Wijaksana

Truk pengangkut ikan terperosok ke dalam parit di Jalan Lingkar Nagreg usai menabrak tiga sepeda motor, Minggu (11/8) sore. 

JAKARTA, TRIBUN - Kecelakaan yang terjadi pada musim mudik Lebaran 2013 hingga H+1 atau Sabtu (10/8/2013) tercatat sebanyak 2.375 kejadian. Diperkirakan kecelakaan ini mengakibatkan kerugian sebesar Rp 4,772 miliar.

Laporan dari Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2013 yang diterima Tribunnews.com, Senin (12/8/2013) yang ditandatangani oleh Ketua Posko Harian Shift I, Ir. Hanggoro Budi Wiryawan menyebutkan, hingga arus balik H+1 jumlah kecelakaannya berkurang dibandingkan tahun lalu, di mana pada periode sama 2012 lalu terjadi sebanyak 2.997 kecelakaan.

Demikian juga dengan jumlah korban meninggalnya, jika pada H+1 Lebaran 2012 koban meninggal berjumlah 565 orang, maka pada 2013 jumlah meninggal jadi 471 orang. Sedangkan jumlah luka berat menurun dari 877 orang menjadi 800, namun jumlah penderita luka ringan bertambah dari 2.931 menjadi 2.939.

Angka ini kemungkinan akan bertambah mengingat puncak arus balik yang terjadi pada Minggu (11/8/2013) masih belum terdata. (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 4.000

JAKARTA, TRIBUN - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Senin (12/8/2013) naik jika dibanding dari harga sebelumnya.

Seperti dikutip dari situs Logam Mulia, harga 1 gram emas Antam dibanderol Rp 504.000. Angka ini naik Rp 4.000 per gram dibanding harga dua pekan sebelumnya, Jumat (2/8).

Sementara, harga pembelian kembali emas (buyback) oleh pihak Antam Rp 438.000. Angka tersebut naik Rp 6.000 dibanding harga kemarin.

Adapun harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya, yakni:
1 gram: Rp 504.000
5 gram: Rp 2.375.000
10 gram: Rp 4.700.000
25 gram: Rp 11.675.000
50 gram: Rp 23.300.000
100 gram: Rp 46.550.000
250 gram: Rp 116.250.000
(*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Pascalebaran, 100 Persen PNS Pemprov Jabar Hadir

BANDUNG, TRIBUN - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar (Demiz) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Provinsi Jabar, Senin (12/8).

Selain itu, Aher dan Demiz juga melakukan sidak ke kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jabar. Sidak itu berlangsung seusai apel pagi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan dan sekretariat dewan Pemprov Jabar, di Gedung Sate.

Heryawan menyebutkan tingkat kehadiran PNS pada hari pertama pasca liburan Idulfitri mencapai 100 persen. "Ada sekitar 1.170 pegawai yang hadir. Sisanya masih cuti dan sakit," ujar Heryawan sesuai sidak di kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jabar.

Aher mengucapkan terima kasih sekaligus mengharapkan kinerja PNS di lingkungan Pemprov Jabar semakin baik. "Syukur, nggak ada yang beralasan beralangan (masuk kerja) karena macet. Semoga kerja lebih baik dan semangat baru setelah merayakan Idulftri," katanya.  (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Hendrawan Baru Tahu Bayar Pajak Harus di Bank

BANDUNG, TRIBUN - Hendrawan (70) merupakan pengunjung pertama di dinas pelayanan pajak (Disyanjak) Kota Bandung, Senin (12/8). Hendrawan pemilik restoran Khong Kho  di Jalan Pasirkoja membayar sendiri pajak karena semua karyawannya masih cuti.

"Saya baru pertama bayar pajak, biasanya pegawai yang bayar," ujar Hendrawan.

Ia terpaksa membayar sendiri karena khawatir kena denda. "Saya bayar pajak karena tidak mau ada masalah, jika tak bayar pajak susah," ujarnya.

Hendrawan membayar pajak Rp 1,47 juta untuk bulan Juli dan ketika akan membayar pajak, petugas minta agar membayar ke Bank Jabar Banten karena di Disyanjak hanya diberi formulir.

"Saya bingung harus bayar ke bank ternyata tak bisa bayar disini," ujar Hendrawan. (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Gubernur: Wajar Arus Balik Lebih Padat daripada Arus Mudik

Gubernur: Wajar Arus Balik Lebih Padat daripada Arus Mudik

Tribun Jabar/Gani Kurniawan

Kendaraan berjalan merayap saat terjadi kepadatan di Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/8/2013) malam. H+1 dan H+2 Lebaran kepadatan kendaraan di jalur ini terjadi dari sore hingga malam yang dipenuhi oleh kendaraan pemudik yang hendak balik seusai merayakan Idulfitri 1434 H di kampung halaman, atau bersilaturahmi dan berwisata mengisi libur Lebaran. 

BANDUNG, TRIBUN - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan mengatakan wajar bila arus balik Lebaran 2013 lebih padat dibandingkan arus mudik.

"Liburan sebelum hari Lebaran lebih lama daripada liburan setelah Idulfitri," ujarnya soal evaluasi arus balik dan mudik Idulfitri 2013 seusai apel pagi pegawai negeri sipil (PNS) dan sekretariat dewan di lingkungan Pemprov Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/8).

Saat mudik, ucapnya, para pemudik memilih segera pulang kampung pada awal-awal hari libur, Sabtu dan Minggu (3-4/8). Sisanya lagi masyarakat mudik pada hari Senin hingga Rabu (5-7/8).

Sebaliknya, kala arus balik, hampir semua pemudik memilih berkendara pada akhir masa liburan, yakni sabtu dan Minggu (10-11/8). Masyarakat, imbuhnya, beristirahat sehari pasca lebaran. Selain itu, Aher menilai lingkar Gentong pun berfungsi dengan baik.  (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Pengakuan Pembunuh Sisca Akan Dikembangkan

BANDUNG, TRIBUN - Dua pembunuh Fransisca Yofie (34) atau Sisca, Branch Manager PT Venera Multi Finance terancam hukuman mati. Keduanya  dijerat Pasal 365 ayat 4 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Sutarno didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andhiko mengungkapkan kepada wartawan, Minggu (11/8) malam, menurut pengakuan W, pembunuhan tersebut dilatarbelakangi pencurian dengan kekerasan. Meski begitu, polisi masih akan terus mengembangkan kebenaran dari pengakuan W tersebut.

"Motifnya pencurian dengan kekerasan. Kita diskusikan dengan penyidik, akan kita terapkan atau kenai dengan Pasal pencurian dengan kekerasan, ancaman hukuman mati, seumur hidup," ujar Kapolrestabes.  (*)


12.14 | 0 komentar | Read More

Korban Tewas Letusan Gunung Rokatenda Jadi Enam

Written By Unknown on Minggu, 11 Agustus 2013 | 12.14

SIKKA, TRIBUN - Pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban letusan Gunung Rokatenda di Kabupaten Sikka, NTT masih terus dilakukan. Hingga sore ini data sementara korban ada 6 tewas, yaitu 4 orang sudah ditemukan dan 2 orang belum ditemukan. Semua korban tersapu oleh awan panas.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, korban meninggal akibat terkena awan panas, yaitu:

1.Aloysius Lala, 65 tahun,
2.Wea Lala 58 tahun.
3.Petrus Ware 69 tahun,
4. Aluysius

Korban yang belum ditemukan adalah:
1. Lengga 5 tahun.
2. Pio 7 tahun,

Mereka tersapu awan panas pada saat mereka tidur di pantai Punge, Desa Rokirole. Jumlah pengungsi masih dilakukan pendataan.
BNPB telah melakukan koordinasi dengan BPBD untuk penanganan darurat. Tim Reaksi Cepat BNPB telah berangkat tadi siang untuk memberikan pendampingan dalam penanganan darurat Rokatenda. (tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Lima Orang Tewas Akibat Letusan Gunung Rokatenda

SIKKA, TRIBUN - Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur kembali meletus pada Sabtu (10/8) pukul 04.27 Wita.

Tinggi abu letusan fluktuatif antara 1500 hingga 2000 meter dari Puncak Gunung Rokatenda. Letusan dengan suara keras yang disertai dengan semburan kerikil dan abu vulkan serta gempa vulkanik.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, masyarakat sekitar panik dan dilaporkan letusannya lebih besar daripada letusan sebelumnya.

Hingga pukul 09.30 Wita masih terlihat awan panas guguran menuju arah utara. Arah luncuran awan panas tidak seperti biasanya yang mengarah ke arah selatan hingga ke pantai.

Awan panas mengalir dari Woje Wubi sampai pantai Cua. Terparah di Ko'a Desa Rokirole dan Nitunglea. Lima orang tewas akibat awan panas, dimana tiga orang sudah ditemukan dan dua orang masih dalam pencarian.

Bupati Sikka bersama BPBD telah berada di lokasi dan melakukan penanganan darurat. Status Gunung Rokatenda masih ditetapkan Siaga oleh PVMBG.

Gunung Rokatenda meletus sejak Oktober 2012, abu letusan tersebar dalam pulau bergantung arah angin. Gunung Rokatenda berada di Pulau Palue dengan diameter Pulau Palue sekitar 8 KM (radius 4 KM). Saat siaga Rokatenda masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 3 KM.

Di Pulau Palue saat ini bermukim sekitar 10 ribu jiwa. Kondisi pulau tersebut berbahaya karena selalu terancam dari letusan Gunung Rokatenda. Ketersediaan airtanah sangat minim dan lahan pertanian kurang subur karena lapisan tanahnya tipis.

Akibat letusan Gunung Rokatenda sejak Oktober 2012 sebanyak 782 KK (2.754 jiwa) mengungsi keluar dari Pulau Palue ke Kab. Ende (407 KK) dan Sikka (375 KK). BNPB telah memberikan bantuan dana siap pakai Rp 14,7 miliar kepada Pemda Ende dan Pemda Sikka untuk relokasi dan hunian tetap pengungsi. (tsm)


12.14 | 0 komentar | Read More

Puncak Arus Balik ke Bandung Diperkirakan Minggu-Senin

BANDUNG, TRIBUN - Arus balik dari luar kota ke Bandung, diperkirakan padat pada H+2 dan H+3, atau Minggu (11/8) dan Senin (12/8). Hal ini disampaikan Jujun Juanda, Kepala Terminal Cicaheum, Sabtu (10/8).

"Biasanya kami kedatangan sampai 400 armada, bisa lebih. Penumpangnya bisa sampai 15 ribu," kata Jujun di kantornya. Jujun memprediksi, jika arus mudik masih bisa terkendali karena banyak program mudik gratis, maka imbasnya arus balik mudik akan menggunakan transportasi umum.

Padatnya arus balik mudik ke Bandung, membuat Terminal Cicaheum melakukan sitem jemput bola. "Jadi jangan heran seandainya terminal sekarang ini kosong, karena kami kerahkan armada untuk membantu. Kami prediksi terdapat kantung-kantung penumpukan penumpang di seputar Jawa Tengah," papar Jujun. (bb)


12.14 | 0 komentar | Read More

Arus Balik ke Barat Terpusat di Terminal Leuwipanjang

BANDUNG, TRIBUN - Diperkirakan puncak arus balik  dari Bandung menuju kota lain akan terjadi pada H+2 dan H+3, meski tak menutup kemungkinan terjadi juga saat H+7 dan H+8.

Arus balik ini terkonsentrasi di Terminal Leuwipanjang. Hal ini diungkapkan Iya Sunarya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Terminal Kota Bandung, Sabtu (10/8).

Arus balik mudik tahun lalu, Terminal Leuwipanjang memberangkatkan sekitar 28.000 penumpang arus balik ke arah barat. Tahun ini diprediksi jumlah penumpang mengalami penurunan.

"Ada berbagai macam faktor. Kenaikan harga BBM, mulai masuk sekolah dan banyak travel menjadi saingan angkutan," ujar Iya yang sedang mengecek kondisi Terminal Leuwipanjang.

Data terakhir, pukul 20.00 WIB pada H2 hingga 08.00 WIB H+1, sudah ada 14.296 penumpang yang diberangkatkan dengan 573 armada. Iya memprediksi akan ada peningkatan sekitar 1500 penumpang pada hari ini. (bb)


12.14 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger